Untuk menjawap pertanyaan tersebut, CEO Nissan Motor Corporation Carlos Ghosn memberikan contoh dari produk keluaran Nissan dengan Renault. Mengingat Renault adalah salah satu partner aliansi dengan Nissan sejak 1999.
Ia memastikan ke depannya aliansi Nissan dengan Mitsubishi tidak akan mengubah karakter desain dari masing-masing merek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Carlos juga menegaskan aliansi keduanya hanya pada area berbagi teknologi, platform, utilisasi pabrik, pembelian, dan pasar.
"Dengan adanya satu platform, maka akan mengurangi biaya produksi. Untuk dipahami, konsumen tidak peduli dengan platform atau teknologi. Mereka hanya peduli pada desain, bahan, dan tuning," jelasnya. (nkn/nkn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya