Badai Salju, Pabrikan Amerika Setop Produksi Mobil

Badai Salju, Pabrikan Amerika Setop Produksi Mobil

- detikOto
Selasa, 03 Feb 2015 17:23 WIB
Badai Salju, Pabrikan Amerika Setop Produksi Mobil
Badai Salju di Chicago (REUTERS/Jim Young)
Michigan -

Badai salju yang melanda Amerika Serikat memaksa beberapa pabrikan menghentikan produksi mobil sementara. Dilaporkan, salju setebal 6 inci di Michigan bagian tenggara menyebabkan Ford, Fiat Chrysler dan General Motors (GM) menunda perakitan mobil.

Seperti dilaporkan Automotive News, Selasa (3/2/2015), pabrik Ford Dearborn Truck, Michigan Assembly serta pabrik mesin Romeo ditutup. Juru bicara Ford Kristina Adamski menyatakan, banyak pekerja yang absen di fasilitas perakitan lain.

"Keselamatan karyawan kami adalah prioritas utama kaim dan kami meminta karyawan untuk bijaksana dan sangat hati-hati selama cuaca buruk. Kami akan terus memantau kondisi sepanjang hari," kata Adamski.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fiat Chrysler juga membatalkan produksi shift pertama di semua area perakitan di Detroit. Menurut juru bicara Fiat Chrysler Jodi Tinson, hal itu terpaksa dilakukan akibat ketidakhadiran yang tinggi di beberapa pabrik tersebut.

Pabrikan mobil tersebut memiliki empat fasilitas perakitan di area yang terkena dampak. Fasilitas itu adalah Jefferson North Assembly, Conner Avenue Assembly, Sterling Heights Assembly dan Warren Truck Assembly.

"Kami berharap shift kedua untuk melaporkan sesuai jadwal kecuali diberitahu sebaliknya," kata Tinson.

Pabrik mobil Jeep di Toledo, Ohio terpaksa ditutup karena salju memasuki Level 3 darurat. Pabrik minivan Fiat Chrysler di Windsor, Ontario juga baru beroperasi pada siang hari setelah mengalami keterlambatan.

"Kami tidak akan mengomentari dampak, tapi berharap bahwa fasilitas yang terkena dampak akan dapat mengganti setiap kekurangan," katanya.

GM pun tidak lepas dari dampak bencana ini. Pabrikan tersebut juga membatalkan produksi pada shift satu di pabrik Toledo Transmission serta Lansing dan Orion Township di Michigan.

"Badai salju membuat pekerjaan menjadi sulit bagi sejumlah karyawan pabrik GM di seluruh Midwest. Pabrik di Michigan, Ohio dan Indiana menghadapi tantangan staf pada shift ketiga semalam dan shift pertama pagi ini. Kami berencana untuk mengoperasikan shift kedua yang akan dimulai tepat waktu. Konsumen kami tidak akan terpengaruh karena kami sedang mengembangkan rencana untuk membentuk unit produksi," kata GM dalam sebuah pernyataan.

Badai salju telah mengepung Michigan tenggara pada Minggu sore hingga Senin Pagi. Bencana itu menghasilkan tumpukan salju terdalam untuk Michigan.

(rgr/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads