Pengumuman kematian Murano Cabriolet diumumkan Nissan Global Chief Planning Ffficer, Andy Palmer di sela-sela peluncuran model terbaru dari Murano atap keras di New York Auto Show 2014 dilansir caradvice, Minggu (20/4/2014).
Andy menilai SUV Murano Cabriolet yang juga disebut CrossCabriolet ini tidak cukup kompetitif jika dibandingkan dengan SUV Murano atap keras. Model SUV Murano CrossCabriolet pasarnya sangat 'niche' dan sulit untuk dipertahankan sebagai merek asal Jepang yang dipasarkan secara global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Amerika Utara, mobil ini cuma mampu menembus penjualan hanya 5.769 unit dalam kurun waktu 3 tahun mulai dari 2011-2013 mengutip autoblog.
"Saya akan menyebutnya sebuah petualangan. Kami menggambarkan sebuah perbedaan (kendaraan) dari beberapa produsen mobil lain. Beberapa dari itu akan bekerja lebih baik daripada yang lain. Saya pikir Murano convertible memberikan kalian sesuatu untuk dibicarakan," ucap Andy.
Murano Cabriolet pertama kali hadir di AS pada ajang Los Angeles International Auto Show 2010 dan 1 tahun kemudian mulai dipasarkan di AS. Dan sejauh ini tidak ada rencana Nissan untuk menghadirkan produk pengganti.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!