PT Astra Honda Motor (AHM) telah meluncurkan Honda Vario EVO 160 di Indonesia, Rabu (25/6). Meski diklaim lebih bertenaga, namun mesin kendaraan tersebut tetap irit bahan bakar!
Dalam presentasinya, Large Project Leader Honda R&D Southeast Asia, Tawatchai Kasetwetin menjelaskan, Honda Vario EVO 160 tetap menggunakan mesin eSP+ 160cc dengan pendingin cairan. Hanya saja, pabrikan melakukan optimalisasi yang membuat torsinya naik dari 13,8 Nm menjadi 14 Nm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Torsi maksimum telah ditingkatkan melalui optimalisasi ignition timing. Hasilnya, output torsinya bisa dimaksimalkan," ujar Kasetwetin saat peluncuran produk di Cikarang, Jawa Barat.
Honda Vario EVO 160. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom |
Dengan optimalisasi tersebut, tenaga Vario EVO 160 juga meningkat. Kini, kecepatan maksimumnya 109 km/jam dengan kemampuan melaju sejauh 200 meter dalam 11,9 detik!
Meski dirancang lebih kencang dan sporty, namun Honda Vario EVO 160 tetap irit bahan bakar. Skuter matik tersebut punya konsumsi BBM 46,7 km/liter. Kendati demikian, catatannya bisa berbeda-beda, tergantung bobot dan gaya berkendara si pemilik kendaraan.
Pembaruan Honda Vario EVO 160
Honda Vario EVO 160. Foto: Septian Farhan Nurhuda / detikcom |
Dari luar, pembaruan terlihat di bagian depan. Pabrikan melengkapi headlamp atau lampu dengan dengan cover khusus yang serba gelap dan aksen berbentuk lubang udara. Selain itu, ada sentuhan berbeda di panel bodi samping, desain swing arm, behel belakang (rear grip), spion, hingga hook atau gantungan barang.
Selain itu, Honda Vario EVO 160 juga sudah memiliki soket pengisian daya ponsel type-C dan smart key dengan answer back system dan idling stop system. Sementara ukuran bagasinya tetap 18 liter.
Soal fitur, Vario EVO sudah menggunakan smart key system, answer back system, soket USB, lampu full LED, panel instrumen digital, idling stop system (ISS), antilock braking system (ABS) untuk varian tertinggi dan masih banyak lagi.
Honda Vario EVO tersedia dalam tiga varian berbeda, yakni CBS seharga Rp 28,5 jutaan, Nitro Rp 28,7 jutaan dan ABS yang tembus Rp 31,4 jutaan. Seluruhnya berstatus on the road Jakarta.
(sfn/rgr)














































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun