Rencana yang merupakan perluasan kemitraan antara grup otomotif asal Jerman dan Prancis ini sudah mulai dibicarakan. "Kami dalam pembicaraan awal dengan Renault," kata juru bicara Daimler Uta Leitner seperti dikutip Rush Lane.
Meski begitu, karena ini masih pembicaraan awal, belum diputuskan dimana mobil large van itu akan diproduksi nantinya. "Tidak ada keputusan mengenai lokasi produksi yang mungkin telah diambil," ujar juru bicara Renault Raluca Barb saat dikonfirmasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemitraan antara keduanya memang sudah lama terjalin. Daimler diketahui juga sudah bekerja sama dengan mitra aliansi Renault, Nissan, sejak 2010 untuk mengembangkan mobil empat kursi untuk smart.
Nantinya, kerja sama antara Daimler dengan Renault ini kemungkinan akan menggantikan kemitraan antara Daimler dan Volkswagen yang bersama-sama mengembangkan large van. Kerja sama antara Daimler dan Volkswagen ini akan berakhir di 2016 mendatang karena VW lebih memilih untuk mengembangkan model ini sendirian.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Harga Asli Pertalite Rp 18.040/Liter Lebih Mahal dari Pertamax, Begini Kata Pertamina
Dulu Laku Ribuan Sebulan, Penjualan BYD Atto 1 Tiba-tiba Cuma 26 Unit
Isi Garasi Menteri Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 6 Triliun