Dua bersaudara, Tamerlan dan Dzhokhar Tsarnaev mencuri sebuah Mercedes-Benz M-Class milik seorang bernama Danny setelah mereka melakukan pengeboman di acara Boston Marathon.
Diketahui mencuri sebuah mobil Mercy, petugas pun menghubungi kantor Mercedes dan pabrikan asal Jerman itu pun membantu mencari ML350 yang dicuri pada 19 April dengan menggunakan fitur 'Stolen Vehicle Location Assistance' yang merupakan bagian dari ‘mbrace’ telematics system.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CEO Mercedes-Benz USA Steve Cannon dalam Twitter-nya memaparkan kalau teknologi itu akhirnya mampu membantu petugas untuk menemukan mobil tersebut.
Dengan izin Danny, pemerintah pun menggunakan sistem navigasi mbrace-linked satelit untuk melacak SUV itu.
(syu/ddn)
