Kepala Laboratorium Sistem dan Otomasi Industri ITS Nur Yuniarto ITS, Nur Yuniarto mengatakan rencana tersebut untuk memaksimalkan potensi barang lokal yang diproduksi orang Indonesia. Jadi tidak sebatas impor yang selama ini digunakan oleh mobil-mobil di jalanan Indonesia.
"Akan kita kembangkan lagi, dan targetnya kandungan dalan negeri semakin banyak," kata Nur ketika dihubungi detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita masih butuh waktu untuk riset," elaknya.
Seperti diketahui, mobil listrik ITS bertenaga listrik atau plug-in hybrid yang bisa diisi pada listrik rumah tangga, sama hal seperti mobil listrik Evina dan Tucuxi.
Mobil yang bernama Electric City itu sudah diperkenalkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh Sabtu 26 Januari lalu.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya