Tak seperti Toyota, Daihatsu, Nissan, dan Suzuki yang secara terang-terangan turut meramaikan segmen tersebut. Apa alasannya.
Alasan Mazda tidak mengikuti aturan LCGC karena akan membuat jalanan macet. Salah satu contoh seperti Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bukan Nissan, kami bukan Toyota. Bisa bayangkan kalau LCGC berkembang. Pengendara motor pindah ke mobil," tegas kata Presiden Direktur PT MMI, Selasa (18/12/2012).
Okue menambahkan, LCGC tidak akan sukses jika tidak ditunjang insfrastruktur jalan yang baik. Dalam hal ini, lanjut Okue, pemerintah harus membenahi kondisi jalanan untuk menyambut mobil murah dan ramah lingkungan. Memang, penjualan mobil di Indonesia tidak di Jakarta saja.
Akan tetapi kalau melihat angkap penjualan mobil terbesar di Indonesia masih dipegang oleh kota Jakarta. Untuk itu, Okue menegaskan pemerintah harus memperhatikan kondisi ini.
"Namun sebaliknya jika kondisi insfrastruktur jalan baik, maka LCGC akan sukses," tegasnya.
(ikh/syu)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya