Layanan untuk informasi kemacetan itu dipelopori oleh iQios dan GEWI. IQIOS adalah perusahaan indonesia untuk layanan GPS tracking (pelacakan) dengan system tercanggih dan terlengkap untuk melacak posisi kendaraan melalui internet.
Sedangkan GEWI adalah perusahaan berbasis di Jerman yang memiliki system termuktahir untuk penyampaian data traffic (keadaan dan kondisi jalan) sehingga membantu pengguna jalan menghindari hal yang menghambat perjalanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Layanan ini akan diluncurkan perdana pada bulan September 2011 mencakupi wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan rencana untuk meliputi Jabotabek pada tahun 2012. Selanjutnya, iQios telah memiliki rencana untuk memperlebar layanannya ke Bandung dan Surabaya pada tahun 2013.
Asyiknya, layanan ini dapat dinikmati oleh pengguna-pengguna GPS penunjuk jalan, perangkat audio mobil dan ponsel pintar untuk mengetahui titik-titik kemacetan, kecelakaan atau perbaikan jalan.
"Kita juga sudah dilirik oleh salah satu produsen GPS yang terkenal untuk segera dimasukkan ke dalam GPS yang mereka jual di Indonesia," ungkap Founder IQios Hermawan Sutantio.
Dengan perangkat lunak pada GPS ini, pengendara dapat secara otomatis menghitung rute tercepat memutari titik-titik kemacetan tersebut supaya pengendara tidak terjebak kemacetan berkepanjangan.
Seperti diketahui, permasalahan kemacetan Jakarta menyebabkan kerugian hingga Rp 28 triliun per tahun dan karenanya informasi traffic apapun akan sangat berharga bagi para pengguna jalan dalam situasi-situasi mendadak seperti kecelakaan, perbaikan jalan, banjir, dan lainnya.
Dan melalui teknologi ini pula data-data traffic yang terkumpul dapat dengan cepat dan mudah terpancarkan ke lebih dari 3 juta pengguna jalan dan membantu pengendara menghindari jalan-jalan yang lebih padat dari biasanya.
Selain layanan informasi lalu lintas tadi, IQIOS juga memperkenalkan layanan iTrack GPS yang merupakan web based GPS tracking device and software yang dapat dibuka di semua media yang terkoneksi internet bahkan layanan dari IQIOS ini pun juga sudah bisa dinikmati oleh para pengguna iPad.
Melalui iTrack GPS tracking website maka para pemilik kendaraan dapat memantau armada/kendaraan yang telah dipasang produk pelacak dari iTrack.
Bahkan, IQIOS juga sudah mengembangkan sayapnya dengan meluncurkan system penggabungan teknologi GPS navigasi dan GPS tracking yang berguna untuk mengatur manajemen taksi dimana biasanya supir taksi mencari lokasi pemesan.
"Dengan ini, maka supir taksi bisa mengetahui kordinat para pemesan dengan sangat detail sehingga tidak tersasar atau terlalu lama berputar mencari alamat," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun