Wow! 11.585 Mobil Terjual di IIMS

Laporan dari IIMS 2011

Wow! 11.585 Mobil Terjual di IIMS

- detikOto
Senin, 01 Agu 2011 04:55 WIB
Wow! 11.585 Mobil Terjual di IIMS
Jakarta - Pameran mobil terakbar di Indonesia, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 resmi berakhir Minggu (31/7) malam setelah digelar selama 10 hari mulai sejak 22 Juli silam.

Dalam 10 hari penyelenggaraannya, pameran mobil paling bergengsi di tanah air ini mencetak penjualan mobil sebanyak 11.585 unit. Angka itu rekor dan diklaim menjadi pameran mobil paling besar di Asia Tenggara.

Untuk pengunjung, pameran kali ini mencetak rekor dengan datangnya 322.823 orang pengunjung. Ini merupakan rekor baru dan melebihi target yang ditetapkan panitia diangka 300 ribu orang pengunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Angka tersebut juga naik cukup tinggi bila dibanding pengunjung di pagelaran IIMS sebelumnya. Karena di 2009 jumlah pengunjung IIMS hanya 241.687 orang, dan naik menjadi 282.331 orang di IIMS 2010. Angka tersebut naik lagi menjadi 322.823 orang di IIMS tahun ini.

Melubernya jumlah pengunjung ini pun berimbas pada penjualan mobil di pameran yang digelar di JIExpo, Kemayoran, Jakarta tersebut. Sebab meski ketua panitia IIMS, Johnny Darmawan mengatakan kalau ajang ini bukanlah ajang jualan, kenyataannya, rekor penjualan tercipta setelah 11.585 unit mobil terpesan.

Dari jumlah itu, angka transaksi pun melonjak naik menjadi Rp 3.274.171.963.750,-. Jauh lebih tinggi dari target yang ditetapkan panitia diangka Rp 2,7 triliun saja.

Total transaksi tersebut juga naik dibanding total transaksi di IIMS 2009 yang hanya mencapai angka Rp 1.737.233.265.990,- dan total transaksi di IIMS 2010 yang mencapai Rp 2.517.022.792.000,-.

Pameran yang dibuka oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa ini pun bisa dikatakan berlangsung sukses dengan melibatkan 24 merek mobil penumpang, 8 merek mobil komersial, 6 merek mobil eksotis dan 227 perusahaan pendukung industri otomotif meski menjelang pembukaan terjadi kontroversi terkait mundurnya beberapa pabrikan mobil nasional akibat salah paham dengan panitia.

(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads