Masih ingat Luce EV? Mobil listrik pertama Ferrari yang dihujat habis-habisan saat peluncuran? Kendaraan tersebut ternyata dikembangkan secara tertutup dan terkesan rahasia.
Sebagian penggemar otomotif mungkin bertanya-tanya, mengapa Ferrari Luce EV tiba-tiba meluncur secara massal? Padahal, biasanya, sebelum benar-benar dikenalkan, pabrikan mengungkap bocoran desain atau prototipe-nya. Bahkan, mobil listrik tersebut tak pernah tertangkap kamera sedang diuji jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek mobil listrik Ferrari bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul. pabrikan bahkan sudah membangun pabrik baru untuk memproduksinya dan mulai membahas proyek 'Elettrica' bersama konsultan desain LoveFrom sejak 2021. Bentuk dasar mobil tersebut disepakati pada 2022.
Ferrari Luce Foto: Dok. Ferrari |
Yang menarik, selama proses pengembangan nyaris tak ada kebocoran desain yang beredar ke publik. Rahasia itu akhirnya diungkap salah satu pengembang Ferrari, Fabrizio Toschi, saat berbincang dengan media Australia, Drive, di Maranello, Italia.
Toschi menjelaskan Ferrari memang sempat menguji Luce di sirkuit Fiorano. Namun pengujian hanya dilakukan pada tahap awal dengan kamuflase sangat tebal.
"Kami memang mengendarai Luce di sini, tetapi hanya pada tahap awal dengan kamuflase yang sangat berat," ujar Toschi, dikutip Rabu (17/6).
Menurutnya, para insinyur Ferrari menggunakan Fiorano untuk menyempurnakan pendinginan rem dan beberapa sistem bantuan pengemudi. Lokasi itu memudahkan perpindahan antara pengujian di lintasan dan simulator. Namun situasinya berubah ketika bentuk final mobil mulai diuji.
"Ketika kami perlu mengendarai mobil tanpa kamuflase, kami harus pergi ke tempat lain," tuturnya.
"Kami harus mengirim mobil-mobil itu (dalam kontainer tertutup) ke Balocco dan kami melakukan banyak pengujian di sana. Kami memiliki kebebasan untuk melakukan pengujian kapan pun kami mau, jadi banyak pengujian dilakukan pada malam hari," lanjutnya.
Ferrari Luce Foto: Dok. Ferrari |
Balocco merupakan proving ground milik Stellantis yang berada di antara Milan dan Turin. Fasilitas ini menawarkan variasi tikungan dan permukaan jalan yang lebih beragam dibanding Fiorano. Di lokasi tersebut Ferrari juga menyempurnakan kualitas kenyamanan berkendara Luce.
Pengujian malam hari dipilih bukan tanpa alasan. Di era drone seperti sekarang, bahkan area pengujian yang tertutup sekalipun masih berisiko dipantau dari udara. Tak hanya Balocco, Ferrari juga melakukan banyak pengujian di Nardo, Italia selatan. Menariknya, fasilitas tersebut dimiliki Porsche.
Setelah menutup rapat-rapat proyek tersebut, Luce EV akhirnya meluncur secara massal. Publik yang tak pernah mendapat bocoran soal desainnya langsung terkejut. Sebab, kendaraan itu dianggap aneh dan jauh dari kesan Ferrari yang sporty dan premium.













































Komentar Terbanyak
Ramai Aksi Warga Perbaiki Sendiri Jalanan, Padahal Sudah Bayar Pajak Kendaraan
QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Disarankan Dihapus
Raja Mobil Listrik di Indonesia Semester Pertama 2026