Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!

Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 19 Jul 2026 08:08 WIB
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Motor listrik VinFast meluncur di Indonesia. Harganya mulai dari Rp 17,5 juta Foto: Ridwan Arifin/detik.com
Jakarta -

Kehadiran sepeda motor listrik di Indonesia menjanjikan efisiensi tinggi bagi para penggunanya. Daya tarik utama yang ditawarkan adalah pemangkasan biaya operasional secara signifikan jika dibandingkan dengan motor konvensional berbasis bensin.

CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia, Yordan Satriadi, mengungkapkan bahwa skema tukar baterai (swap battery) yang diusung pabrikan asal Vietnam ini menawarkan efisiensi biaya yang sangat kontras dibandingkan pengisian bahan bakar minyak (BBM).

"Untuk sekali swap baterai itu harganya Rp 6 ribu," ujar Yordan saat sesi talkshow di Jakarta, Sabtu (18/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

VinFast menyebut sudah lebih dari 2.000 titik swap baterai yang tersebar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

VinFast juga menawarkan fleksibilitas bagi penggunanya. Tiga motor listrik yang baru rilis; Evo, Viper, Feliz II juga bisa diisi ulang saat di rumah.

Dengan biaya operasional yang sangat terjangkau tersebut, pengguna sudah bisa menempuh jarak yang cukup jauh untuk mobilitas harian. Jika dihitung dan disandingkan dengan konsumsi rata-rata motor bensin, selisih penghematannya diklaim mencapai puluhan persen.

VinFast resmi meluncurkan tiga motor listrik di Jakarta, Sabtu (18/7/2026). Ada tiga model yang dipasarkan yakni VinFast Evo, VinFast Feliz II, VinFast Viper. Harganya kompetitif jika dibandingkan motor listrik ataupun motor bensin.VinFast resmi meluncurkan tiga motor listrik di Jakarta, Sabtu (18/7/2026). Ada tiga model yang dipasarkan yakni VinFast Evo, VinFast Feliz II, VinFast Viper. Harganya kompetitif jika dibandingkan motor listrik ataupun motor bensin. Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto

"Rp 6 ribu untuk jarak tempuh di angka 80 kilometer. Kalau kita bandingkan dengan motor bensin atau gasoline, menempuh jarak 80 kilometer dibutuhkan kurang lebih 2 liter," tutur Yordan.

"Kalau harga (BBM) paling bawah sekitar Rp 10 ribu per liter, kalau 2 liter sekitar Rp 20 ribu. Kalau Rp 20 ribu kita sudah hemat, sekitar 70 persen," ia menambahkan.

Keuntungan finansial yang didapat konsumen tidak hanya berhenti pada sektor pengisian daya atau bahan bakar saja. Karakteristik motor listrik yang minim komponen bergerak membuat biaya kepemilikan jangka panjang (cost of ownership) menjadi jauh lebih murah.

"Bayangkan kalau semakin sering menggunakan sepeda motor itu tinggal dikali saja, itu dari bensin. Kedua dari biaya perawatan," kata Yordan.

Menurutnya, pengguna motor listrik tidak perlu lagi dipusingkan dengan agenda servis rutin yang rumit dan menyita anggaran. "Biaya perawatan lebih simple, tidak perlu penggantian oli, dan banyak item-item lainnya."

Melalui hitung-hitungan internal VinFast, dalam satu tahun pemilik motor listrik bisa menghemat jutaan rupiah. Jika kendaraan digunakan dalam jangka waktu yang lama, nominal efisiensi yang terkumpul bahkan bisa setara dengan harga satu unit motor baru.

"Kalau internal kalkulasi, penghematan kita sekitar Rp 3 jutaan (per tahun). Kalau kita pakai motor sekitar 5-6 tahun itu sudah bisa menghemat sampai dengan hampir sekitar Rp 18 juta," pungkasnya.

VinFast menawarkan kemudahan dalam kepemilikan motor listrik. Ketiga motor listrik VinFast: Evo, Viper, dan Feliz ini disuguhkan dengan opsi kepemilikan skema tukar baterai, skema berlangganan baterai, serta pembelian dengan hak milik baterai penuh.

Opsi yang variatif ini tentu membuat konsumen lebih leluasa memilih skema yang paling sesuai dengan kantong dan kebutuhan.

VinFast memberikan perlindungan menyeluruh melalui garansi kendaraan yang sangat panjang. Garansi ini terbagi menjadi garansi utama selama 4 tahun atau 60.000 kilometer (Km), ditambah dengan garansi tambahan selama 2 tahun atau 12.000 km (syarat dan ketentuan berlaku). Dengan demikian, pembeli mendapatkan perlindungan total hingga 6 tahun atau 72.000 Km.



(riar/lua)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads