Nissan menyiapkan mobil listrik mungil baru untuk pasar Eropa. Mobil bernama Pixo EV ini diposisikan sebagai kendaraan listrik entry-level Nissan dan merupakan kembaran Twingo E-Tech.
Dikutip dari Carscoops, Nissan Pixo EV dikembangkan melalui kolaborasi dengan Renault. Mobil ini berbagi banyak komponen teknis dengan Twingo E-Tech juga Dacia Spring, tapi Nissan memberikan desain eksterior yang berbeda supaya punya identitas tersendiri.
Secara dimensi, Nissan Pixo memiliki panjang 3.796 mm dan wheelbase 2.492 mm. Bentuk bodinya cenderung mengotak dengan bagian atap dan kaca samping yang masih memiliki kemiripan dengan Renault Twingo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan paling mencolok terdapat di bagian depan. Pixo EV menggunakan lampu depan berbentuk persegi, dengan grafis LED diagonal yang terinspirasi dari desain pixel.
Bagian belakang juga mendapatkan desain lampu dan tailgate khusus Nissan. Beberapa detail desainnya mengingatkan pada Nissan Micra generasi lama. Buat pilihan warna, Nissan menyediakan sejumlah opsi, termasuk Wonder Purple dan Gear Blue.
Masuk ke kabin, Pixo EV banyak menggunakan komponen yang juga terdapat pada Renault Twingo. Mulai dari desain dashboard, setir, hingga digital cockpit.
Mobil listrik mungil ini juga menawarkan fleksibilitas kabin. Jok belakang dapat dilipat dan direbahkan untuk menambah ruang penyimpanan. Kapasitas bagasinya mencapai 356 liter, ditambah kompartemen khusus kabel pengisian berkapasitas 50 liter.
Nissan Pixo Foto: Nissan |
Dari sisi performa, Nissan Pixo EV dibekali motor listrik yang dipasang di bagian depan. Motor tersebut menghasilkan tenaga 81 dk atau sekitar 60 kW.
Motor listrik itu dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 27,5 kWh. Berdasarkan pengujian WLTP, Pixo EV bisa menempuh jarak hingga 259 km dalam kondisi baterai penuh.
Untuk pengisian daya, Pixo EV mendukung fast charging DC hingga 50 kW. Pengisian baterai dari 15% hingga 80% diklaim membutuhkan waktu sekitar 28 menit.
Nissan juga membekali Pixo EV dengan sejumlah fitur keselamatan dan bantuan pengemudi. Di antaranya automatic emergency braking, lane-keeping assist, serta sistem e-Pedal.
Mobil ini akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring.
Nissan dijadwalkan mengumumkan harga resmi sekaligus membuka pemesanan Pixo EV pada Desember 2026. Carscoops memperkirakan harga mobil listrik mungil ini akan berada di bawah 20.000 euro (Rp 400 juta).
Menariknya, nama Pixo sebenarnya bukan nama baru bagi Nissan. Sebelumnya, nama tersebut digunakan untuk city car yang dijual di Eropa pada 2009-2013. Pixo generasi pertama merupakan kembaran Suzuki Alto dan masih menggunakan mesin bensin 1,0 liter.
Nissan Pixo Foto: Nissan |












































