Spesifikasi Honda Super One yang Dijual Rp 438 Juta

Spesifikasi Honda Super One yang Dijual Rp 438 Juta

Luthfi Anshori - detikOto
Kamis, 06 Agu 2026 10:11 WIB
Honda Super One yang akan meluncur tahun ini.
Honda Super One. Foto: Dok. Honda
Jakarta -

PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi membuka pemesanan Honda Super One bagi konsumen di Indonesia. Setelah diperkenalkan pada pembukaan ajang GIIAS 2026 pada 30 Juli lalu, kini Honda memberikan kesempatan bagi konsumen di Indonesia untuk menjadi pemilik model pertama dalam lini Honda Electric di Indonesia.

Honda Super One dapat dipesan melalui dealer Honda tertentu dengan harga Rp 438.000.000 (OTR Jakarta). Pengiriman kepada konsumen akan dimulai secara bertahap mulai akhir Agustus 2026.

Honda Super One tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Crystal Black Pearl, serta dua warna spesial yang dikembangkan khusus untuk model ini, yaitu Boost Violet Pearl dan Luminous Grey Metallic dengan pilihan two-tone color, dengan tambahan harga Rp 10.000.000.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejak awal, Honda Super One tidak kami hadirkan untuk mengisi segmen tertentu, atau mengejar volume penjualan. Model ini kami hadirkan sebagai representasi arah baru Honda di era elektrifikasi, sekaligus sebagai persembahan bagi para Honda fans, petrolheads, dan pecinta otomotif yang selama ini menghargai karakter khas Honda," bilang Yusak Billy, selaku Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM).

ADVERTISEMENT

"Dalam satu minggu terakhir, antusiasme yang kami terima melampaui ekspektasi. Bahkan, jumlah konsumen yang telah menyatakan minat untuk memiliki Honda Super One sudah melebihi kuota yang kami siapkan, meskipun saat itu harga resmi belum diumumkan," ungkap Billy.

"Kami sangat bersyukur Indonesia mendapat prioritas alokasi tersebut. Kami percaya para pecinta otomotif di Indonesia, khususnya Honda fans dan petrolheads, layak dapat kesempatan untuk menjadi pemilik model ini. Ke depannya, kami akan terus mempelajari respons konsumen sebagai bagian dari pengembangan lini Honda Electric di Indonesia," katanya lagi.

Spesifikasi Honda Super One

Honda Super One menggendong baterai berkapasitas 29,6 kWh yang menjanjikan jarak tempuh 274 km dalam satu kali pengecasan. Pengisian daya sekitar 4,5 jam dengan charger biasa, dan sekitar 30 menit dengan pengisian daya cepat.

Selain itu, dengan menggunakan Honda Power Supply Connector, sebuah perangkat keluaran daya AC eksternal, Super One dapat menghasilkan daya listrik hingga 1.500W. Daya tersebut dapat digunakan untuk mengoperasikan peralatan listrik di luar rumah atau sebagai sumber daya cadangan jika terjadi keadaan darurat.

Honda Super One dikembangkan dengan pendekatan berbeda dibanding kendaraan listrik pada umumnya. Membawa konsep Pocket Rocket, Honda Super One menghadirkan berbagai teknologi yang dirancang sebagai satu pengalaman berkendara yang utuh.

BOOST Mode dengan Simulated 7-Speed Gear Shift menghadirkan sensasi berkendara lebih interaktif, didukung Active Sound Control, Premium BOSE Sound System, Triple Meter Display, serta berbagai detail human-centered yang dirancang untuk memperkuat koneksi antara pengemudi dan kendaraan.

Honda Super One dipasarkan di Indonesia sebagai model CBU yang diimpor langsung dari Jepang. Sebagai langkah awal memperkenalkan lini Honda Electric di Indonesia, Honda Indonesia memperoleh alokasi sebanyak 100 unit untuk tahun 2026. Di Jepang, Honda Super One telah mencatatkan lebih dari 12.000 pemesanan hanya dalam waktu dua bulan sejak diluncurkan.

Garansi Honda Super One

Sebagai bagian dari pengalaman kepemilikan, setiap unit Honda Super One dilengkapi dengan portable charger, garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 km, serta garansi baterai bertegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu. Seluruh perlindungan tersebut berlaku sesuai syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Warranty & Service Booklet.

Seluruh layanan perawatan Honda Super One dilakukan di dealer Honda tertentu yang telah dilengkapi teknisi tersertifikasi, peralatan khusus, serta dukungan suku cadang kendaraan listrik.



(lua/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads