SUV BYD Kena Komplain: Atap Kaca Bocor, Air Genangi Port Charger

SUV BYD Kena Komplain: Atap Kaca Bocor, Air Genangi Port Charger

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Selasa, 07 Jul 2026 14:40 WIB
SUV off road BYD Fang Cheng Bao Tai 7
FCB Ti7. Foto: BYD
Jakarta -

Mobil SUV Fang Cheng Bao (FCB) Ti7 dari BYD dilaporkan menghadapi masalah yang meluas di China. Beberapa konsumen mobil tersebut komplain terkait atap kaca panoramiknya yang bocor.

Dikutip Carnewschina, para pemilik FCB Ti7 mengklaim atap kaca tersebut terlepas di sudut kiri belakang. Hal itu menyebabkan kebocoran, peningkatan kebisingan angin, dan menciptakan genangan air di port pengisian daya belakang.

Platform pengaduan konsumen otomotif China, 12365auto, telah mencatat 300 pengaduan FCB Ti7 sejak peluncurannya pada September 2025. Masalah atap yang bocor dilaporkan untuk model Ti7 EV.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pemilik melaporkan bahwa atap kaca panoramik terlepas di sudut kiri belakang. Masalah tersebut muncul dalam waktu satu minggu setelah pengiriman. Laporan juga mengklaim bahwa panel kaca menjadi longgar dan pemilik hanya dapat mendorongnya kembali untuk sementara waktu.

ADVERTISEMENT

Platform panduan konsumen China, SMZDM, melaporkan kebocoran atap menyebabkan air menggenang di port pengisian daya Ti7.

3YC Ownership Report, akun yang berfokus pada BYD di platform WeChat China, berspekulasi bahwa masalah ini disebabkan oleh komplikasi proses produksi, seperti perekat yang tidak merata atau ketidakseimbangan gaya selama pemasangan atap kaca.

BYD dan dealer FCB telah menanggapi 99,2 persen dari 300 keluhan tersebut. Tanggapan dari BYD itu termasuk yang terkait dengan masalah atap kaca baru-baru ini. Namun, pemilik mobil tetap tidak puas.

Salah satu pemilik mengklaim bahwa mereka dihubungi oleh layanan purnajual BYD. Disebutkan, pihak BYD menawarkan untuk memperbaiki kesalahan jika mereka menghapus keluhan tersebut. Kedua pihak gagal mencapai kesepakatan setelah penarikan tersebut, dan tidak ada kompensasi atau perbaikan yang ditawarkan.

BYD menanggapi bahwa masalah tersebut telah diteruskan ke pihak berwenang dan pemilik harus menunggu kontak dari staf mereka.




(rgr/dry)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads