Mobil listrik BMW bernopol B-77-NRI diamuk warga di Jalan Meruya Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar). Ternyata ada fakta lain dari identitas mobil tersebut.
Dikutip dari laman Samsat Jakarta, mobil itu punya identitas BMW i5 M60 XDrive AT lansiran 2024. Mobil ini punya nilai jual Rp 2.571.000.000 (Rp 2,5 miliaran) dengan status masa pajak habis pada 23 Maret 2026.
Lantaran mobil listrik, praktis pajaknya nol rupiah. Jadi hanya perlu membayar SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah rinciannya mobil BMW itu cuma membayar Rp 143 ribu. Tapi ternyata mobil ini menunggak, walhasil ada kolom denda Rp 35 ribu.
Mobil listrik BMW itu diketahui menabrak pengendara motor di Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Setelah menabrak motor, mobil tersebut sempat dikejar-kejar warga sebelum akhirnya dirusak massa.
"Mobil sempat dikejar massa, namun berhasil diamankan petugas," kata Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Polisi kemudian sempat mengamankan pengendara mobil setelah terlibat kecelakaan itu. Kemudian, polisi meminta keterangan kepada pengendara mobil.
"Tadi pagi masih diamankan dan dimintai keterangan," jelasnya.
Mobil tersebut diamuk massa karena pengemudi diduga melarikan diri.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB tadi. Mobil disebut melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Meruya Selatan.
Mobil itu kemudian menabrak sepeda motor yang datang dari arah selatan ke utara. Pengendara motor kemudian terjatuh.
"Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, kendaraan listrik sedan melaju dari arah utara ke selatan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto, Senin (22/6/2026).
Polisi melakukan mediasi kasus mobil listrik BMW yang dirusak setelah menabrak pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, Jakbar. Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.
"Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan," kata Joko.
Proses mediasi melibatkan sopir BMW dan pihak driver ojek online (ojol) yang ditabraknya. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat untuk damai dalam kasus tersebut.
(riar/dry)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun