Kamis, 17 Sep 2020 19:51 WIB

Netizen Bingung: Nyetir Didenda karena Turunkan Masker, Eh Malah Dibawa ke Tempat Ramai

Rizki Pratama - detikOto
Satpol PP meminta pengendara motor mengenakan masker saat pemeriksaan kepatuhan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (13/4/2020). Pemeriksaan tersebut untuk memastikan setiap pengendara mobil dan motor mematuhi aturan PSBB yang diterapkan di DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. Pemeriksaan kepatuhan PSBB di lalu lintas. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta -

Viral di media sosial seorang wanita bernama Evani Jesslyn ditindak polisi karena mengemudikan mobil dengan masker yang tidak terpasang dengan baik. Padahal, Jesslyn sendirian di dalam mobil dan mengaku baru beberapa detik saja menurunkan masker tersebut.

Selain mempersoalkan keputusan Satpol PP menghentikannya lantaran dia tengah sendirian berada di dalam mobil, Evani Jesslyn juga menyuarakan kritik atas kondisi posko tempat dilakukannya sidang pelanggaran. Alih-alih menerapkan protokol kesehatan, posko penindakan pelanggaran justru sangat ramai di mana banyak orang tidak melakukan physical distancing. Malah ada petugas yang menurunkan masker.

Peristiwa tersebut lantas dia unggah ke akun Instagram miliknya @evani_jesslyn dan kemudian viral. Video yang ramai ditonton ini pun tak pelak memicu jempol-jempol netizen memberikan komentar.

Banyak yang sependapat dengan Evani Jesslyn. "Lah ini kan di mobil sendiri...potensi kena lebih TINGGI ketika digiring ke posko yang ramai banget," tulis akun robertdjufri.

"Sedihhhh pake banget kl mau razia please masih banyak disudut kota Jakarta yg bener2 gak pake masker sama sekali, apa supaya kelihatan byk yg terjaring kah sampai kondisi aja digiring ketempat yang justru berbahaya, please aparatur Negara berpikirnya lebih cerdas...miris liat kondisi gini," timpal akun Instagram @adolina15_tobing.

Netizen yang lain lantas membandingkan apa yang terjadi dengan pemeriksaan swab drive through. Di beberapa lokasi, warga yang ingin melakukan swab test drive through malah diminta tetap berada di dalam mobil.

"Swap test dan rapid test aja protokolnya dilakukan di mobil masing-masing supaya lebih aman, lah ini di dalam mobil sendiri di suruh keluar ngumpul, nagntri terus itu bekas tangan nempel di sana sini enggak dikasih disinfektan..mau mengurangi atau menyebarkan ini," tulis akun @darrylchen88..

Kritik juga dilontarkan pada petugas gabungan yang ada di lokasi. Apalagi dalam video yang sudah disaksikan ribu orang itu terlihat ada petugas yang menurunkan maskernya.

"Petugas aja pakai masker di bawah idung lalu kita masyarakat harus pakai masker dengan bnr ? Pakai masker dengan benar seperti apa? Seperti petugas yg ada di situ / gmn?" seru akun @siscamagdlnaa.

[Gambas:Instagram]






Simak Video "Muda-mudi Bekasi Asyik Joget Berkerumun, Berujung Penyegelan Kafe"
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com