Protes Jalan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Jumat, 10 Sep 2021 06:32 WIB
Jakarta -

Fenomena jalan rusak dan tak kunjung diperbaiki ternyata ada juga di Amerika Serikat. Cara melampiaskan kekecewaan atas kondisi itu pun unik, seorang warga sampai menanam pohon pisang di tengah jalan.

Seorang pria bernama Bryan Raymond melakukan hal tersebut pada salah satu ruas jalan di Florida Barat, Amerika Serikat. Tentu, pohon yang sengaja ditanam di jalan raya ini sebagai bentuk kekecewaan dan protes karena kondisi jalan rusak.

Dikutip dari Auto Blog, beberapa waktu lalu Raymond menanam pohon pisang lengkap dengan tanahnya untuk menutup sebuah lubang. Aksi ini dilakukan dengan alasan untuk memperingatkan pengendara lain bahwa terdapat lubang cukup dalam, juga sebagai bentuk protes karena jalan tidak kunjung diperbaiki.

Lokasi jalan tersebut berada di area Honda Drive, Fort Myers, Florida. Raymond mengatakan, ide menancapkan pohon pisang muncul karena sudah berkali-kali ia berusaha memperbaiki jalan berlubang dengan semen. Tapi apa daya, jalan kembali rusak.

Pemerintah setempat mengetahui masalah yang dikeluhkan oleh Raymond dan sejumlah pengendara lain. Namun karena Honda Drive merupakan bukan jalan umum, maka perbaikan jalan tersebut diserahkan kepada pemilik area setempat. Pemerintah hanyab akan memperbaiki jalanan umum saja, tidak untuk area milik swasta.

"Jika kita harus mempertahankannya dan memastikan tidak ada yang terluka, kita akan menempatkan sesuatu yang jelas di sana. Hal ini untuk memastikan tidak ada kendaraan yang masuk ke dalam lubang," kata Raymond.

Pada beberapa kesempatan, kamera keamanan milik Raymond telah merekam kejadian di sepanjang jalan tersebut. Beberapa mobil mengalami hal yang sama dengan Raymond yakni menghantam lubang cukup kencang.

Wajar hal tersebut terjadi karena kondisi jalan yang tergenang air menyebabkan pengendara sulit membedakan jalan yang berlubang dan tidak. Jika terus terjadi, kendaraan akan mengalami kerusakan akibat menghantam lubang.

Sejumlah warga dan pekerja yang menggunakan jalan tersebut setuju atas ide yang dicetuskan oleh Raymond. Meski terlihat aneh, namun cara ini cukup efektif dalam menyampaikan bentuk protes.

"Saya menyukai idenya, saya pikir ini hal yang lucu. Kita harus memiliki lebih banyak dari ini," ujar Scott Shein, salah satu karyawan yang sering melintasi jalan tersebut.

"Jalan rusak itu dapat merusak ban dan velg mobil, hal ini tentu dapat mengacaukan hari saya," ungkap Charlie Lopez yang merupakan warga sekitar.

"Saya sempat berhenti sejenak dan berpikir apakah itu benar-benar ada pohon di tengah jalan? Dan ternyata iya," tutur John Hulker, warga sekitar Fort Myers.

(din/din)