Rabu, 19 Agu 2020 07:07 WIB

Viral, Bu Guru Sulap Mobil Pikap Jadi Tempat Belajar Anak Berkebutuhan Khusus

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil pikap disulap jadi ruang belajar darurat Mobil pikap jadi ruang belajar darurat Foto: twitter @akkitwts
Jakarta -

Anak berkebutuhan khusus dinilai juga sangat terdampak pandemi virus Corona. Seorang guru asal Meksiko punya cara tak biasa mengajar anak berkebutuhan khusus di tengah pandemi corona. Ia mengubah bak mobil pikap-nya menjadi ruang belajar.

Foto-foto saat dirinya tengah mengajar itu pun viral di media sosial yang diunggah oleh akun @akkitwts.

'Di Meksiko, sekolah ditutup karena pandemi. Guru ini mengubah truk pikapnya menjadi ruang kelas yang mudah dibawa ke mana-mana,'' tulis akun Twitter @Akkitwts dalam judul fotonya.

"Dia mengemudi dua jam sehari untuk mengajar anak-anak autis yang tidak memiliki buku atau akses ke internet."



Dalam foto yang beredar, terlihat guru itu menyulap bak truk belakang jadi ruang darurat untuk belajar. Tak lupa dilengkapi dengan meja kecil.

Usut punya usut, seperti dikutip dari media lokal Meksiko, Quien, Rabu (19/8/2020) guru tersebut teridentifikasi bernama Nay, seorang guru sekolah dasar di Apaseo el Alto, Guanajuato. Ia menggunakan ruang kelas darurat di belakang mobil pikapnya untuk membantu siswa autisnya mengerjakan tugas sekolah selama pandemi.

Ia menolak untuk membiarkan siswanya tertinggal di tengah penutupan sekolah massal, dan mengemudi dua jam setiap hari untuk memberikan instruksi satu-satu untuk anak-anak yang tidak memiliki akses ke buku atau internet.

Nay menjelaskan bahwa dia bekerja di sekolah siswa penyandang disabilitas, dan dia selalu mencari cara untuk berkembang sebagai guru.

Pada hari dia difoto, Nay memberi siswa itu tes untuk mengevaluasi seberapa efektif pembelajaran jarak jauh bagi setiap anak. Dia juga ingin tahu bagaimana murid-muridnya bertahan secara emosional, karena ini tidak mudah.

Menurutnya, anak berkebutuhan khusus tidak hanya membutuhkan pengetahuan, tetapi juga interaksi langsung dengan orang yang dipercaya, sentuhan, dan bimbingan intensif dengan guru dan pengasuh di sekolah. Belajar daring tanpa interaksi langsung dengan guru menurutnya akan berdampak serius terhadap anak berkebutuhan khusus.

Dia mempertahankan langkah-langkah keamanan COVID-19 dengan setiap kunjungan untuk menjaga kesehatan semua orang. Selain masker, Nay memberikan pembersih tangan kepada anak-anak ketika mereka masuk ke dalam pikap dan ketika mereka pergi.

"Kita sedang menghadapi masyarakat yang bahkan tidak menghormati pahlawan (tenaga kesehatan) hari ini, yang tidak memiliki etika, tidak memiliki rasa hormat, lebih baik mengkritik dan menyerang. Untuk alasan ini dan untuk keselamatan diri saya dan orang yang saya cintai, saya tetap seperti itu," katanya.



Kim Kardashian bukan satu-satunya yang mengakui karya hebat sang guru. Pengikut lain di jejaring sosial memuji komitmen besarnya pada pekerjaannya. "Sungguh guru yang hebat! Pengakuan dan rasa hormat saya", "Berapa banyak guru seperti itu yang dibutuhkan Meksiko!"



Simak Video "Guru Unik di Bolivia Ngajar Daring Pakai Kostum Superhero"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com