Sempat Pisah, Ini Alasan PO Haryanto Mau Terima Lagi Rian Mahendra

Sempat Pisah, Ini Alasan PO Haryanto Mau Terima Lagi Rian Mahendra

Septian Farhan Nurhuda, Dian Utoro Aji - detikOto
Selasa, 07 Jul 2026 08:48 WIB
Pendiri PO MTI, Rian Mahendra.
Rian Mahendra. Foto: Tangkapan layar Youtube.
Jakarta -

Rian Mahendra kembali menjabat sebagai direktur operasional (dirops) PO Haryanto. Padahal, sebelumnya, dia sempat dikeluarkan dari perusahaan otobus milik ayah kandungnya tersebut. Apa yang membuat PO Haryanto mau menerimanya?

Pendiri PO Haryanto sekaligus ayah kandung Rian Mahendra, Haji Haryanto mengaku punya alasan khusus mengapa dirinya membuka pintu pulang untuk anaknya tersebut. Menurutnya, Rian sejak awal memang disiapkan sebagai penerusnya. Selain itu, kata dia, sosok 43 tahun itu dikenal brilian dan pintar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini sangat istimewa karena anak saya ini (Rian Mahendra) yang saya tunggu-tunggu untuk menjadi penerus. Karena dia itu pintar, pintar, cerdas," kata Bos PO Haryanto, Haji Haryanto kepada detikcom ditemui di garasi bus PO Haryanto di Kudus, Kamis (2/6).

Pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto, ditemui di garasi busnya di Kudus, Kamis (2/7/2026).Pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto, ditemui di garasi busnya di Kudus, Kamis (2/7/2026). Foto: Dian Utoro Aji/detikJateng

Haji Haryanto menegaskan, putra pertamanya itu mempunyai 'strategi perang' untuk memajukan perusahaan. Bahkan, dia menyiapkan sejumlah armada baru menyambut 'kepulangan' anaknya tersebut.

ADVERTISEMENT

"Dia memang itu, Rian pintar, strategi perang untuk perusahaan itu pintar. Ini sudah saya siapkan armada yang baru-baru. Dengan Mas Rian pulang saya semangat untuk Haryanto bangkit. Bagaimana kalau tidak bangkit karena masih ada tanggungan yang harus kita selesaikan ini," ungkapnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa kepulangan Rian bukan sekadar persoalan bisnis, melainkan juga harapan seorang ayah yang ingin melihat anaknya kembali membangun perusahaan yang telah dirintis selama puluhan tahun.

"Saya sudah senang Mas Rian pulang, anak rukun. Anak itu harta tidak ternilai harganya," tuturnya.

"Terkadang anak itu, kalau orang tua punya, itu yang punya anak, tapi kalau anak punya, orang tua jadi babu. Kebanyakan seperti itu. Kerja seperti ini buat siapa kalau tidak buat anak," tambahnya.

Rian Mahendra, seperti yang telah disampaikan di awal, kembali ke PO Haryanto sebagai Dirops. Dia tak ditempatkan di bagian finance atau keuangan karena alasan tertentu.

"Tugasnya itu mengatur lapangan, tidak pegang keuangan. Kalau Mas Rian pegang keuangan bahaya, hahaha, boros," kata Haryanto.




(sfn/sfn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads