Mau Naik Taksi Tanpa Sopir? Kini Bisa di Singapura

Mau Naik Taksi Tanpa Sopir? Kini Bisa di Singapura

Septian Farhan Nurhuda - detikOto
Selasa, 23 Jun 2026 19:33 WIB
Lalu lintas di Singapura.
Lalu lintas di Singapura. Foto: Doc. Septian Farhan Nurhuda
Jakarta -

Taksi tanpa sopir kini resmi melayani masyarakat umum di Singapura. Perusahaan teknologi kendaraan otonom Pony.ai bersama operator transportasi ComfortDelGro membuka layanan robotaxi di kawasan Punggol mulai 22 Juni 2026.

Sebelumnya, layanan ini hanya tersedia dalam tahap uji coba terbatas melalui sistem undangan. Kini masyarakat bisa langsung memesan taksi otonom tersebut melalui aplikasi Zig milik ComfortDelGro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Armada robotaxi beroperasi di sejumlah titik strategis di Punggol, menghubungkan kawasan permukiman dengan berbagai fasilitas publik seperti Punggol Coast Mall, Punggol Coast MRT Station, One Punggol, Oasis Terrace, hingga Punggol Plaza.

ADVERTISEMENT
Taksi otonom di Singapura.Taksi otonom di Singapura. Foto: Doc. Pony.ai

Kehadiran layanan ini menjadi langkah penting bagi Pony.ai dalam memperluas bisnis robotaxi di luar China. Perusahaan tersebut menargetkan memiliki lebih dari 3.500 armada robotaxi yang beroperasi di lebih dari 20 kota pada akhir 2026, termasuk Singapura sebagai salah satu pasar internasional utama.

Disitat dari Automotiveworld, Pendiri sekaligus CEO Pony.ai, James Peng, mengatakan pihaknya akan terus menyempurnakan layanan melalui operasional di dunia nyata.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan regulator, ComfortDelGro, serta masyarakat setempat. Fokus kami tetap menghadirkan mobilitas otonom yang aman, andal, dan nyaman untuk melengkapi sistem transportasi publik yang ada," kata Peng.

Sementara itu, Managing Director dan Group CEO ComfortDelGro, Cheng Siak Kian, menyebut kendaraan otonom bukan lagi sekadar ambisi masa depan.

"Dari pilot project robotaxi di Guangzhou hingga peluncuran untuk publik di Punggol, kami terus mengintegrasikan teknologi, infrastruktur, dan pengalaman operasional guna menghadirkan layanan kendaraan otonom yang aman dan dapat diterapkan dalam skala besar," ujarnya.

Peluncuran ini sekaligus menandai semakin dekatnya era transportasi tanpa pengemudi di jalan raya. Singapura pun kembali menunjukkan posisinya sebagai salah satu negara yang paling agresif dalam mengadopsi teknologi kendaraan otonom.



(sfn/rgr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads