Cerita Driver Taksi Online Pindah dari Pertamax ke Pertalite Biar Nggak Boncos

Cerita Driver Taksi Online Pindah dari Pertamax ke Pertalite Biar Nggak Boncos

Luthfi Anshori - detikOto
Jumat, 19 Jun 2026 08:35 WIB
Ilustrasi taksi online
Ilustrasi taksi online. Foto: (Getty Images/PeopleImages)
Jakarta -

Harga bensin merek Pertamax 92 mengalami kenaikan hingga nyaris Rp 4 ribu per liternya. Hal itu pun membebani driver taksi online karena mereka harus keluar uang lebih banyak buat operasional. Pindah ke bensin merek Pertalite pun jadi opsi satu-satunya.

Saat ini harga Pertamax 92 tembus Rp 16.250 per liter. Pertamax 92 tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga harganya fluktuatif, mengikuti harga minyak dunia. Sementara itu Pertalite dengan RON 90, masih disubsidi pemerintah. Harganya pun jauh lebih murah dibandingkan Pertamax 92, yakni hanya Rp 10.000.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga Pertamax 92 pun membuat profesi driver taksi online kewalahan. Jika terus bertahan menggunakan Pertamax 92, maka biaya operasional akan membengkak. Maka opsi satu-satunya adalah pindah ke Pertalite.

ADVERTISEMENT

"Saya selalu pakai Pertamax sejak awal beli mobil. Paling pakai Pertalite kalau mobilnya lagi dipinjam (teman). Mereka ganti bensinnya pakai Pertalite," kata salah satu driver taksi online, Doni.

Kenaikan harga Pertamax 92 yang mencapai nyaris Rp 4 ribu membuatnya kaget. Karena itu, dia kemungkinan besar bakal memilih opsi pindah ke Pertalite yang punya harga jauh lebih murah.

"Kayaknya agak berat (kalau pakai Pertamax) terus. Udah nggak sanggup. Lumayan mahal harganya, Rp 16 ribu. Bedanya lebih dari 60% dari Pertalite. Paling opsi lain, saya campur Pertalite dengan Pertamax," bilang Doni.

Adapun mobil yang digunakan Doni adalah mobil LCGC, Daihatsu Ayla, generasi lama yang punya rasio kompresi mesin antara 9:1, hingga 10:1. Jadi sesuai aturan pabrikan, harusnya masih aman menggunakan bahan bakar RON 90 seperti Pertalite.



(lua/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads