Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Speed 80 Km/Jam, Tak Ada Guncangan

ADVERTISEMENT

Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung: Speed 80 Km/Jam, Tak Ada Guncangan

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 17 Nov 2022 08:14 WIB
Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (16/11/2022). Proses uji coba operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung sejauh 15 km dengan kecepatan terbatas 80 km/jam tersebut disaksikan oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping secara daring disela KTT G20 di Bali. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/tom.
Uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI
Jakarta -

Kereta Cepat Jakarta-Bandung telah diuji coba pada Rabu 16 November 2022. Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, kereta tersebut dites dengan top speed 80 km/jam. Kereta berjalan dengan sangat mulus dan minim guncangan.

Adapun uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung dilaksanakan dengan menggunakan kereta inspeksi atau Comprehensive Inspection Train (CIT). Pengetesan ini juga disaksikan oleh Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping secara virtual dari ajang KTT G20 2022 di Nusa Dua, Bali.

Menurut Ridwan Kamil yang hadir langsung dalam prosesi tersebut, Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini baru diuji coba dengan kecepatan 80 km/jam. Tapi saat sudah beroperasi penuh, kereta bisa melaju dengan kecepatan maksimal 350 km/jam. Pengetesan ini menempuh jarak Tegal Luar-Kopo.

Uji coba operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB)Uji coba operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Foto: Dok PT KCIC

Ridwan Kamil juga menjelaskan, jarak Jakarta-Bandung yang biasanya ditempuh dengan waktu 3 jam 20 menit atau 200 menit, nantinya akan dipangkas, jadi sekitar 40 menit dengan kereta cepat. Pejabat yang kerap disapa Kang Emil itu juga menjelaskan sensasi berkendara dengan kereta cepat.

"Yang dipakai tes, adalah kereta inspeksi, yang masih dibungkus plastik dan ditutup lantai sementara. Tidak ada guncangan sama sekali, karena kereta berjalan dengan lembut. Semoga Juni 2023 sudah bisa dipergunakan bagi publik dan meningkatkan ekonomi Jawa Barat dan DKI berlipat-lipat," kata Kang Emil pada unggahan di akun Instagramnya, dilihat detikOto, Kamis (17/11/2022).

"Doakan jika lancar, tahap berikutnya rute Bandung-Kertajati-Purwokerto-Yogya-Madiun-Surabaya. Diharapkan investasi lebih murah karena rutenya melipir jalan tol, sehingga tidak banyak pembebasan lahan. Aamin".

"Tinggal di Bandung dan kerja di Sudirman-Thamrin Jakarta, sekarang menjadi mungkin. Karena konsep jarak bukan lagi 'berapa jauh' tapi 'berapa lama'," tukas Ridwan Kamil.

Sebagai informasi, Kereta Cepat Jakarta-Bandung menggunakan teknologi EMU (Electric Multiple Unit) dengan penggerak listrik. Kereta cepat yang digunakan adalah generasi terbaru CR400AF yang merupakan hasil pengembangan tipe CRH380A oleh perusahaan CRRC Qingdao Sifang.

Kereta cepat CR400AF memiliki lebar 3,36 m, tinggi 4,05 m, dan panjang kepala kereta 27,2 m dan intermediate kereta 25 m. Selain lebih andal, CR400AF diklaim mempunyai masa penggunaan lebih lama hingga lebih dari 30 tahun (sejak tahun produksi) serta biaya perawatan yang lebih rendah.

Satu rangkaian kereta cepat ini memiliki 8 gerbong dengan komposisi empat gerbong bermotor dan empat gerbong tanpa motor. Kereta CR400AF memiliki desain kecepatan hingga 420 km/jam dan kecepatan operasional 350 km/jam.



Simak Video "Sudah Dikirim, Kapan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Beroperasi?"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT