Minggu, 07 Jun 2020 18:02 WIB

Mobil Otonom Tak Sepenuhnya Bikin Jalan Lebih Aman

Ridwan Arifin - detikOto
Mobil Hantu Wuling E200, Bisa Melaju Sendiri Tanpa Sopir. Ilustrasi mobil tanpa sopir Foto: Ridwan Afirin
Jakarta -

Produsen otomotif maupun pelaku teknologi berlomba-lomba untuk mengembangkan mobil tanpa pengemudi atau kendaraan otonom. Tapi sebuah studi menyatakan kendaraan otonom tidak membuat jalan lebih aman.

Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) mempelajari lebih dari 5.000 tabrakan dengan penyebab terperinci yang dikumpulkan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat.

Ada ragam penyebab kecelakaan, mulai dari terlambat mengambil keputusan, gangguan penglihatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, penelitian ini menyebut kendaraan otonom dapat mencegahnya.

Tetapi mobil otonom dinilai belum bisa mencegah kesalahan prediksi seperti seberapa mengukur kecepatan kendaraan lain, serta melakukan manuver menghindar.

"Sebagai contoh, jika pengendara sepeda atau kendaraan lain tiba-tiba berbelok ke jalur kendaraan otonom, itu mungkin tidak dapat berhenti cukup cepat atau menjauh tepat waktu," kata Jessica Cicchino wakil presiden institut penelitian dan co-riset.

Dalam riset itu sebagian besar kecelakaan adalah hasil dari kesalahan yang lebih kompleks, seperti membuat asumsi yang salah tentang apa yang akan dilakukan pengguna jalan lain, mengemudi terlalu cepat atau terlalu lambat untuk kondisi jalan, atau membuat manuver mengelak yang salah. Banyak kecelakaan juga merupakan kombinasi dari banyak kesalahan di atas.

Ia melanjutkan berapa banyak kecelakaan yang bisa dicegah tergantung banyak pada bagaimana kendaraan otonom diprogram.

Ciciho menggambarkan angka tabrakan akan dihentikan jika kendaraan otonom dibuat mematuhi semua undang-undang lalu lintas termasuk batas kecepatan.

"Tetapi jika kecerdasan buatan membuat mereka mengemudi dan bereaksi lebih seperti manusia, maka lebih sedikit tabrakan akan dihentikan," katanya.



Simak Video "Wih! Yamaha Nmax 155 Kini Ada Tambahan Fitur Baru"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com