permukaan jalan, karenanya memiliki peran yang vital. Makanya, bila salah satu dari empat roda berbeda sedikit saja, efeknya bisa langsung terasa.
Menurut Product Technical Manager GT Radial, Adang Atandi, efek yang bakal terjadi ketika kita menggunakan ban cadangan yang ukurannya berbeda dengan ban standar, paling utama masalah traksi ban terhadap permukaan jalan.
Ban cadangan yang lebih kecil tersebut, tidak akan sanggup meredam tekanan berlebih yang diberikan mobil, terutama ketika mengerem atau menikung. "Mobil bisa roll out atau melintir," ujarnya kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih fatal lagi kalau bukan hanya lebar tapaknya lebih sempit, tapi juga ukuran diameternya berbeda dengan standar, itu bisa jauh lebih berbahaya lagi, tidak hanya pada keselamatan, juga komponen mobil lainnya.
"Pertama, ban tersebut tidak sesuai dengan final gear mobil, kemudian, efek lain, mobil jadi jingjit," tambahnya.
Kondisi tersebut, lanjut Adang, bila dibiarkan lama-lama bisa merusak sistem penggerak roda, terutama yang menganut sistem All Wheel Drive.
"Ban beda diameter jelas akan merusak ritme All Wheel Drive, apalagi kalau kembangnya juga beda," ujarnya.
Karenanya, saran Adang, dalam kondisi darurat, memang akan lebih baik yang lebar tapaknya berbeda, dibandingkan dengan diameternya berbeda dengan ban standar, meskipun ia menekankan itu hanya digunakan saat darurat saja. (bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!