Francesco 'Pecco' Bagnaia resmi cabut dari Ducati Lenovo Team akhir musim ini. Posisi Bagnaia di tim pabrikan Ducati merah itu digantikan oleh Pedro Acosta.
Ini bukan lagi rumor. Pedro Acosta resmi pindah ke Ducati Lenovo Team untuk musim 2027 dan 2028. Rider asal Spanyol itu akan berpasangan dengan Juara Dunia MotoGP tujuh kali, Marc Marquez.
"Kami senang menyambut Pedro ke Ducati Lenovo Team. Dia adalah salah satu pebalap muda paling berbakat dan menjanjikan di kancah MotoGP, dan dalam waktu yang sangat singkat, dia telah menunjukkan pertumbuhan teknis dan kompetitif yang benar-benar luar biasa. Kami sangat percaya pada potensinya, dan berinvestasi pada profil seperti dirinya adalah bagian dari strategi yang kami gunakan untuk membangun masa depan Ducati di MotoGP," kata CEO Ducati Motor Holding Claudio Domenicali, dikutip dari situs resmi MotoGP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterampilan yang telah ditunjukkan Pedro, dikombinasikan dengan mentalitas dan tekadnya dalam bekerja, bersama dengan dukungan Tim dan performa Desmosedici GP, merupakan fondasi ideal untuk pertumbuhan lebih lanjut. Bersama Marc, ia akan membentuk pasangan yang sangat kompetitif, tantangan yang menarik bagi Ducati Corse dan sinyal yang jelas dari ambisi kami untuk musim-musim mendatang," sambungnya.
Acosta telah memenangi dua titel Moto3 dan Moto2 dalam waktu tiga tahun sejak debut di Kejuaraan Dunia. Ia juga tampil mengesankan pada debutnya di MotoGP, mengklaim gelar Rookie of the Year 2024, bertengger pada peringkat keempat klasemen akhir, dan mengemas 13 podium.
Rider dengan nomor #37 itu bahkan langsung berduel dengan Marc Marquez dalam balapan MotoGP pertamanya. Kedua pebalap calon rekan setim itu telah menyajikan beberapa kali duel sengit.
"Pedro mewakili kandidat ideal untuk masa depan Ducati Lenovo Team. Setelah konfirmasi Marc, kami ingin menambahkan pembalap muda dan kencang ke proyek pengembangan Desmosedici GP. Pedro, selain memiliki talenta yang tak perlu diragukan, telah menunjukkan kematangan yang luar biasa. Dalam waktu kurang dari enam tahun di Kejuaraan, ia telah memenangi dua gelar di kelas bawah dan mencapai performa yang benar-benar meyakinkan di MotoGP," kata Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati Corse.
"Kedatangannya di Tim akan menjadi stimulus bagi semua orang. Ia akan membantu kami berkembang, dan kami akan mendukungnya dalam perjalanan menuju kematangan penuh sebagai seorang pembalap. Saya yakin bahwa, dengan dukungan Tim kami dan dengan waktu yang cukup, kontribusinya pasti akan memastikan langkah maju lebih lanjut dalam hal performa dan target," sambungnya.
Sebelumnya, Ducati memastikan akan 'bercerai' dengan Francesco Bagnaia di akhir musim 2026. Bagnaia telah menjalani delapan musim dengan pabrikan Borgo Panigale tersebut. Duet Bagnaia dan Ducati mengantarkan rider berusia 29 tahun itu meraih dua gelar juara dunia pada tahun 2022 dan 2023, sekaligus membawa Ducati kembali ke masa kejayaannya setelah absen 15 tahun.
Selama berseragam Ducati merah, Bagnaia telah meraih 31 kemenangan, terbanyak di antara semua pebalap Ducati. Dia juga mencatatkan 62 kali podium dan 28 pole position. Belum diketahui ke mana Bagnaia akan berlabuh musim depan. Isunya, Bagnaia akan menjadi rider Aprilia tahun depan.











































Komentar Terbanyak
Pemerintah Ancam Cabut Izin Gojek-Grab Andai Tak Patuhi Komisi 8%
Viral Pengemudi Calya Ngamuk, Patahkan Spion-Wiper Mini Cooper
Wiper Ketekuk-Spion Lepas, Segini Kerugian Pemilik MINI yang Diamuk Sopir Calya