Pabrikan terbesar dunia dan pemimpin pasar mobil-mobil bermesin ganda bensin dan
listrik tersebut, saat ini sudah memutuskan untuk menggunakan energi yang efisien dari sebuah baterai Lithium-ion.
"Kami percaya, kunci untuk teknologi mobil listrik terletak pada inovasi teknologi pada baterainya," ujar Toyota Managing Officer Batteries Develompment, Koei Saga, seperti dilansir Reuters, Senin (18/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
merupakan suatu langkah maju, tetapi menurutnya Toyota perlu baterai yang
menawarkan kinerja yang jauh lebih unggul.
Divisi baru tersebut didirikan pada bulan Januari dengan sumber daya manusia sekitar 50 insinyur. Saat ini mereka sedang mempelajari proses produksi untuk baterai generasi mendatang.
Saga juga mengatakan Toyota telah mengamati kemungkinan pengadaan beberapa
baterai dari luar perusahaan, walaupun Toyota terutama memprioritaskan akan terus menggunakan baterai sendiri.
Toyota sebelumnya telah mengembangkan baterai bersama-sama dengan pabrikan
elektronik Jepang, Panasonic. Sayangnya, Saga tidak memperinci, seperti apa baterai baru yang sedang dikembangkan Toyota tersebut.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun