Namun Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mendesak industri otomotif dalam negeri tidak hanya mengambil keuntungan saja, tetapi juga didesak untuk mewujudkan lingkungan bersih lewat Green Car.
"Industri otomotif dalam negeri seharusnya jangan berpikir soal pendapatan saja, tapi coba wujudkan lingkungan bersih lewat Green Car," kata Ketua Komisi Organisasi Dewan Nasional WALHI, Stefani di sela-sela seminar "Trend Green Car Dalam Pasar Otomotif 2010" di Ballroom FX Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta, (29/10/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indonesia yang bisa mengakibatkan polusi di berbagai daerah khususnya Jakarta. "Industri otomotif seharusnya memikirkan hal itu," ujarnya.
Stefani menuturkan dengan sesaknya Jakarta dengan kendaraan bisa mengakibatkan
polusi udara di Jakarta makin tidak terkendali.
"Tahun 2008 sampai 2009 kondisi udara di Jakarta sama saja dengan tingkat polusi yang sangat kotor. Hal itu terbukti dengan foto Jakarta dari udara pada 2008 dan 2009 hasil hanya warna hitam, kota Jakarta tidak kelihatan," cetusnya.
Untuk itu lanjutnya industri otomotif harus berkomitmen menjadikan kendaraan benar-benar ramah lingkungan.
"Perubahan tidak mungkin dilakukan pemerintah, tetapi industri otomotif juga harus berpikir untuk mewujudkan Green Car, untuk mewujudkan lingkungan yang bersih,β paparnya. (ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Resmi Turun, Ini Harga BBM Se-Indonesia Juli 2026
Bahlil: Harga BBM Baru Naik 3 Minggu, Masa Udah Ditanya Kapan Turun
Insentif Kendaraan Listrik Molor lagi, Ini Alasan Menkeu Purbaya