Tapi bagaimana kalau nyatanya, ada investor luar negeri yang ingin mencari produk-produk lokal indonesia, tapi yang dicari malah tidak muncul?
Hal itu lah terjadi dalam gelaran INAPA 2009, di JIEXpo, Kemayoran Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, nyatanya sebuah perusahaan pelumas asal Kuwait, niatnya menjadikan INAPA ini sebagai ladang pencarian bahan dasar pelumas dari vendor lokal tanah air. Namun sampai hari terakhir gelaran INAPA ini, vendor lokal yang di cari-cari tidak juga muncul.
Mengetahui hal tersebut, Project Manager PT Global Expo Management, selaku tim penyelenggara INAPA ini, Baki Lee, ikut berkomentar.
Menurutnya, dari total keseluruhan peserta, dari Indonesia tidak lebih dari 2% saja. Hal tersebut sangat disayangkan oleh Baki, mengingat Indonesia masih memimpin pasar spare part di dunia.
"Para pemain kita masih ragu, tidak mau mengambil resiko. Mereka lebih memilih wait and see. Lihat-lihat dulu, ini eventnya bagus atau tidak, berprospek atau tidak," ujar Baki ketika ditemui di sela-sela acara, Minggu (22/3/2009).
Padahal, masih menurut Baki, seharusnya justru para pemain bisnis spare part di tanah air lah yang mendominasi gelaran INAPA 2009 ini, karena selain sebagai tuan rumahnya, Indonesia juga punya pasar yang besar.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?