Jumat, 24 Jan 2020 09:45 WIB

4 Efek Buruk Oli Mesin Tercampur Air

Luthfi Anshori - detikOto
Oli mesin berpotensi kemasukan air saat kendaraan terabas banjir.Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Hujan yang rutin kembali mengguyur wilayah Jabodetabek. Detikers wajib waspada, khususnya bagi biker yang motornya terendam banjir hingga air masuk ke dalam ruang mesin. Sebab itu bisa menyebabkan air masuk ke dalam ruang mesin dan bercampur dengan oli.

Untuk mengetahui oli tercampur dengan air atau tidak sangat mudah, dengan cara melihat warna oli. Jika oli berwarna putih, dipastikan oli sudah tercampur air. Jika oli mesin sudah bercampur dengan air, jalan satu-satunya adalah harus mengganti oli mesin.

Menurut penjelasan Federal Oil dalam keterangan resminya, ada beberapa efek yang ditimbulkan dari bercampurnya oli dengan air dan kemudian dibiarkan. Apa saja?

Pertama perlu diketahui bahwa oli punya sifat demulsifier, yang bermakna bahwa oli bisa memisahkan diri dengan air, tetapi dalam kasus ini oli dan air bersatu di tempat yang sama meskipun tetap terpisah.

Kedua pelumasan pada mesin menjadi tidak optimal karena adanya air yang bercampur oli.

Efek lainnya mesin akan menjadi berat dan selanjutnya suhu mesin akan menjadi lebih panas.

Akibat buruk lain, sifat asam air akan mengakibatkan karat dan membuat mesin menjadi keropos.

Bila hal ini terus dipaksakan untuk tetap digunakan, akan mengakibatkan kerusakan mesin motor, kandungan air yang tercampur dengan oli bisa membuat korosi pada komponen yang ada di dalam mesin, sehingga mesin motor akan cepat rusak.

4 Efek Buruk Oli Mesin Tercampur Air


Simak Video "Tips Libur Long Weekend di Musim Hujan"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com