ADVERTISEMENT

Boom! Hati-hati Aki Mobil Bisa Meledak

Tim detikOto - detikOto
Sabtu, 09 Jul 2022 15:41 WIB
Jumper Aki Mobil
Ilustrasi aki Foto: Dok. Mitsubishi
Jakarta -

Sistem kelistrikan pada kendaraan merupakan hal paling penting untuk diperhatikan, karena korsleting bisa membuat kendaraan mati tidak berfungsi bahkan bisa menyebabkan mobil terbakar. Nah yang menjadi catatan penting lainnya ialah ternyata aki kendaraan bisa meledak dan menyebabkan terbakarnya mobil.

Quality Assurance Department HeadAstra Otoparts, Akhmad Sandhipatria menerangkan banyak faktor yang bisa menyebabkan aki mobil meledak. Karena aki adalah salah satu komponen kelistrikan yang menghasilkan energi dari reaksi kimia dengan salah satu output-nya yang berupa gas Hidrogen.

Sedangkan gas Hidrogen, lanjut Akhmad, gas hidrogen salah satu gas yang mudah terbakar ketika dekat dengan titik api. Maka ketika hal tersebut terjadi, menjadi suatu kelaziman jika terjadi ledakan.

"Yang penting kita perlu mengetahui terlebih dulu di mana saja kemungkinan titik api berada dalam komponen aki maupun kemungkinan titik api lainnya pada area mesin, sehingga kita bisa antisipasi pencegahannya," kata Quality Assurance Department HeadAstra Otoparts, Akhmad Sandhipatria.

Atmahadi Widodo,Technical Support Department Head PT GS Battery, menambahkan bahwa banyak faktor yang dapat menyebabkan adanya titik maupun percikan api, baik itu faktor internal ataupun faktor eksternal aki yang terpasang.

Ilustrasi Aki GSIlustrasi Aki GS Foto: Pool (Aki GS/AstraOtoparts)



"Faktor internal yang menjadi pemicu percikan api diantaranya adalah sentuhan antar plat. Dengan bertambahnya usia pakai aki, larutan asam semakin berkurang dan plat tidak lagi terendam sehingga menyebabkan plat melengkung. Maka ketika kunci start diputar, permintaan tenaga listrik dalam jumlah besar untuk menggerakkan motor star terdapat menyebabkan plat bengkok itu menjadi lentur dan kemungkinan akan bersentuhan dengan plat lain sehingga menimbulkan percikan api," Atmahadi menambahkan.

Selanjutnya, kata Atmahadi, contoh faktor eksternal yang biasanya ditemukan pada ledakan aki saat menyalakan mesin mobil terjadi ketika kutub-kutub aki dan kabel kotor. Kotoran itu menghambat jalannya arus listrik dan bisa menimbulkan loncatan bunga api. Jadi kebiasaan untuk mengecek dan membersihkan aki secara teratur sangat menguntungkan.

Selain itu, kebiasaan men-jumper yang kurang tepat juga menjadi suatu hal yang riskan. Kebanyakan pengendara salah kaprah dengan memasang kabel jumper ke aki yang bagus, kemudian menyambungkan ke aki yang lemah. Hal ini bisa menyebabkan timbulnya percikan api. Maka, biasakan untuk memasang kabel jumper pada aki yang lemah terlebih dahulu, sebelum disambungkan ke aki yang bagus.

Atmahadi pun menambahkan, penyebab yang lainnya adalah tersumbatnya lubang vent plug battery, dimana lubang tersebut bertindak sebagai safety valve saat tekanan di dalam aki meningkat akibat terbentuknya uap air atau gas hidrogen-oksigen akibat proses hidrolisis air saat proses charging berlangsung. Jika terjadi kondisi kotor pada vent plug, maka potensi tersumbatnya vent plug akan semakin besar.

Kebiasaan memeriksa aki secara rutin juga akan sangat mempengaruhi usia pakai dan kinerja aki. Berikan perhatian lebih untuk memeriksa kebocoran elektrolit, korosi konektor, keretakan pada tutup atau kotak aki dan kerenggangan pada komponen aki serta jangan lupa untuk membersihkan pula kutub-kutub aki.



Simak Video "4 Hal yang Sering Jadi Biang Keladi Arus Listrik Mobil Tak Stabil!"
[Gambas:Video 20detik]
(lth/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT