6 Cara Cegah Komponen Mobil Rusak Jika Lama Tak Dipakai

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sabtu, 28 Agu 2021 20:19 WIB
Pelayanan Bengkel Auto2000 Lampung
Jangan dianggurin terus, mobil yang kebanyakan parkir di garasi saat PPKM perlu dirawat juga.Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta -

PPKM yang berlangsung sejak Juli 2021 lalu membuat masyarakat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja. Alhasil, mobil kebanyakan 'ngandang' di garasi rumah. Mobil yang terlalu lama diam di garasi bukan berarti tanpa perawatan. Mobil juga harus diperhatikan setelah terlalu lama diam di garasi rumah.

Mobil yang lebih banyak berdiam di rumah akan menyebabkan munculnya risiko kerusakan komponen penting pada mobil. Menurut Auto2000, ada beberapa komponen mobil yang paling berpeluang rusak. Berikut komponen-komponen yang mudah rusak dan cara mencegahnya.

1. Aki

Mobil yang lama diparkir di garasi akan sulit dinyalakan karena adanya penurunan daya listrik. Semakin tua umur aki maka akan semakin mudah kehilangan daya simpan tenaga listrik.

Untuk mencegah kerusakan, sebaiknya hidupkan mesin mobil dua hari sekali tanpa perlu menghidupkan sistem kelistrikan yang lain selama sekitar 10-15 menit. Sesekali jalankan mobil keluar rumah untuk pengisian daya listrik pada aki yang lebih maksimal. Periksa kondisi aki waktu servis berkala.

2. Ban

Mobil yang lama diparkir pasti tekanan angin berkurang. Hal itu menyebabkan bagian ban yang menapak langsung dengan aspal menjadi rata atau flat spot.

Tipsnya, cek tekanan angin ban secara berkala dan jalankan mobil maju-mundur beberapa saat waktu memanaskan mesin. Selain itu, pastikan posisi tumpuan ban berubah ketika mobil parkir kembali untuk memindahkan distribusi beban.

3. Bahan Bakar Mengendap

Risiko selanjutnya akibat mobil terlalu lama diparkir adalah bahan bakar yang mengendap. Udara lembab akan menyebabkan pengembunan pada tangki dan saluran bahan bakar jika mesin tidak dihidupkan dalam waktu lama. Akibatnya bahan bakar akan tercampur dengan air yang menguap sehingga mengurangi kualitasnya serta berpotensi menimbulkan karat. Termasuk munculnya endapan yang akan menyumbat saluran bahan bakar.

Disarankan pula untuk memastikan filter bahan bakar selalu bersih. Caranyaa, lakukan servis berkala agar bahan bakar bersih dari partikel kotoran dan karat.

4. Karat di Cakram Rem

Waspada karat di cakram rem akibat mobil jarang dipakai. Jika dibiarkan, performa pengereman akan berkurang. Solusinya, jalankan mobil saat memanaskan mesin karena karat pada piringan cakram akan hilang dengan sendirinya ketika rem mobil dioperasikan.

5. Debu di Saluran AC

Sistem AC yang jarang dipakai bakal menimbulkan endapan debu pada saluran AC. Agar tak terjadi masalah itu, disarankan untuk menyalakan AC sekitar 10 menit minimal seminggu sekali ketika memanaskan mesin mobil agar sirkulasi udara bisa mengusir debu. Pastikan filter kabin terjaga kebersihannya. Jangan lupa membersihkan kabin mobil meskipun tidak pernah dipakai.

6. Cairan Mobil Rusak

Di dalam mobil ada banyak cairan seperti air radiator, washer kaca depan, dan minyak rem. Karena didiamkan di dalam garasi yang lembab, ada risiko cairan tersebut tercampur uap air yang memicu kerusakan senyawa kimia dan menimbulkan endapan atau karat. Akibatnya, kinerja komponen mobil dapat berkurang drastis seperti rem mobil bermasalah di jalan. Pastikan tidak ada masalah cairan mobil dengan mengeceknya.



Simak Video "6 Komponen Mobil yang Mudah Rusak, Jika Lama Tak Dipakai"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)