Kondisi Ban Berpengaruh, Ini 5 Penyebab Mobil Boros Bahan Bakar

Muhammad Hafizh Gemilang - detikOto
Jumat, 27 Agu 2021 15:12 WIB
Hyundai Palisade
Lima penyebab mobil boros BBM. Foto: Rifkianto Nugroho/detikOto
Jakarta -

Efisiensi bahan bakar tentu menjadi salah satu faktor utama dalam memilih mobil untuk harian. Namun mobil yang diklaim irit bisa saja menjadi boros karena beberapa faktor.

Dilansir dari laman resmi Hyundai Mobil, setidaknya ada lima faktor yang dapat membuat mobil menjadi lebih boros bahan bakar.

1. Tekanan Angin Ban
Meski terdengar tidak mungkin, faktanya tekanan ban di bawah dari rekomendasi pabrikan akan menambah resistensi gelinding dari ban. Hal ini yang membuat mesin harus bekerja lebih dari normal untuk membuat bannya berputar dan menyebabkan boros bahan bakar.

Solusinya, cek kondisi tekanan angin ban sebelum berkendara dan langsung sesuaikan jika kurang. Biasanya, setiap pabrikan mobil menaruh angka rekomendasi tekanan angin ban di pilar dekat pintu supir.

2. Kondisi Mesin
Sama halnya dengan tubuh manusia, jika mesin mobil sedang kurang fit, maka akan terasa berat untuk beraktivitas dengan intensitas tinggi dan penyaluran energi jadi tidak optimal.

Pastikan kondisi mobil selalu dalam keadaan sehat dengan rutin melakukan penggantian oli di rentang yang sudah direkomendasikan dan cek berkala kondisi mesin.

3. Kondisi Jalan
Dalam praktiknya, kondisi jalan dapat menjadi penentu konsumsi bahan bakar mobil. Kondisi jalan yang lebih macet, tentu akan membuat mobil lebih sering bekerja meskipun keadaan diam.

Selain macet, kondisi jalan yang menanjak pun juga dapat membuat mobil lebih boros bahan bakar. Sebab, butuh tenaga lebih untuk melalui medan yang menanjak.

4. Muatan
Hal lain yang membuat mobil menjadi boros bahan bakar adalah karena muatan yang berlebih atau membawa muatan yang tidak sama dengan perjalanan lainnya.

Membawa barang atau muatan yang lebih ini, tentu akan menambah beban mesin untuk menjalankan mobil. Sehingga, konsumsi bahan bakarnya pun lebih banyak.

5. Gaya Mengemudi
Bisa dibilang ini adalah faktor utama dan tidak mudah untuk merubah pola kebiasaanya, yaitu gaya mengemudi. Gaya mengemudi yang seruntulan, sering menginjak pedal gas secara dalam, dan rem mendadak akan membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.

Di sisi lain, agar bensin lebih irit cobalah mengemudi dengan kecepatan yang konstan, rem secukupnya dan hindari menginjak pedal gas yang dalam.



Simak Video "Suka Campur-campur Bensin, Ini Bahayanya Buat Kendaraan"
[Gambas:Video 20detik]
(mhg/rgr)