Penyebab Mur dan Baut Velg Mobil Macet, Begini Mengatasinya

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 16 Jul 2021 19:33 WIB
Velg mobil bisa pecah gara-gara tekanan angin ban kurang
Ilustrasi membuka velg mobil Foto: Auto2000
Jakarta -

Kendati memiliki ukuran kecil, mur dan baut pada velg mobil mempunyai peran vital dalam keselamatan berkendara. Biasanya jika sudah macet bakal bikin repot pemilik mobil. Lantas apa sih penyebab mur dan baut velg mobil macet?

"Lakukan perawatan mur dan baut roda untuk mencegahnya bermasalah seperti macet bahkan tidak bisa dibuka saat ingin mengganti ban," terang Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000, Rabu (14/7/2021).

Dalam keterangan resminya, Auto2000 menjelaskan bahwa penyebab pertama mur dan baut roda sulit dilepaskan adalah timbulnya karat pada ulir atau drat mur dan baut roda karena proses oksidasi pada sela-sela drat-nya yang kecil dan jarang diperhatikan. Kedua adalah drat mur atau baut roda yang aus akibat sering dipaksa ketika dilepaskan lantaran terlalu kuat waktu mengencangkan mur.

Sebab lainnya adalah penggantian mur roda yang ukurannya tidak sama dengan standard, biasanya kekecilan, sehingga dipaksakan saat pemasangan. Lebih lanjut, umumnya penggantian mur pada pelek dengan produk aftermarket sedangkan ukuran ulirnya tidak pas atau berbeda standard ukuran. Bagaimana cara mengatasi mur dan baut roda yang macet ketika dibuka?

1. Manfaatkan Alat Bantu Pemutar Mur Roda

Hal pertama yang bisa dilakukan jika mengalami masalah tersebut adalah dengan memanfaatkan alat bantu untuk memutar mur roda. Pemilik mobil bisa memanfaatkan alat ungkit yang lebih panjang seperti pipa yang disambungkan ke kunci roda untuk memperoleh torsi atau daya putar ekstra sehingga lebih mudah saat melepaskan mur.

2. Semprotkan Baut Roda dengan Cairan Penetran

Cara lain untuk membantu melepaskan mur dan baut roda yang macet adalah dengan menyemprotkan cairan penetran pada baut roda mobil yang terpasang. Langkah ini berguna untuk menghilangkan penghambat seperti debu halus atau karat antara mur dengan baut roda. Dengan hilangnya hambatan tersebut maka mur akan lebih mudah diputar.

3. Gunakan Kunci Momen Saat Memasang Ban Mobil

Selain dua poin di atas, pemilk mobil bisa menggunakan kunci momen atau kunci torsi dengan kekuatan sesuai rekomendasi pabrikan saat memasang kembali ban mobil. Namun jika tidak ada kunci momen, usahakan tidak memutar mur sekuat mungkin dan cukup sampai mur dirasakan sudah tidak dapat berputar lagi. Jangan sampai terdengar bunyi besi beradu terlalu keras yang menandakan mur sudah terlalu kuat mengikat baut.

4. Pasang Mur Roda Secara Menyilang

Mengencangkan mur dan baut roda tidak boleh dilakukan secara berurutan lantaran dapat membuat daya ikatnya kurang merata sehingga pelek tidak memegang sempurna pada as roda. Selain sulit dibuka nantinya, risiko lainnya adalah membuat ban mobil goyang di kecepatan tinggi bahkan dapat mengakibatkan baut roda patah. Pemasangan mur harus dilakukan secara menyilang dan bertahap agar daya tekan pada seluruh baut seimbang.

5. Rotasi Ban Mobil Secara Berkala

Cara berikutnya untuk mencegah mur dan baut roda sulit dilepaskan adalah dengan melakukan rotasi ban mobil secara rutin sehingga keduanya tidak sampai mengeras atau berkarat. Auto2000 menyarankan rotasi ban setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali atau bersamaan waktunya dengan servis berkala.

6. Bersihkan Mur dan Baut Roda

Selagi rotasi ban, pemilik mobil bisa membersihkan mur, baut, dan lubang baut di pelek mobil untuk memastikan tidak ada kotoran menempel atau karat timbul. Setelah bersih, lumasi mur dan baut dengan grease atau gemuk untuk mencegah timbulnya karat dan mur mudah diputar. Tapi jangan berlebihan karena bisa menjadi tempat menempelnya kotoran.



Simak Video "Mobil Jarang Dipakai, Wajibkah Ganti Oli?"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)