Selasa, 15 Sep 2020 07:18 WIB

Mobil Jarang Dipakai Lagi Gara-gara PSBB? Lakukan 6 Langkah Ini

Luthfi Anshori - detikOto
Petugas Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Jakarta Selatan merawat kendaraan sitaan KPK di Gedung Sentra Mulia Jakarta, Selasa (6/12/2016). Perawatan 57 kendaraan sitaan KPK itu untuk menjaga nilai barang agar tidak turun saat menjadi barang rampasan dan masuk proses lelang. Ilustrasi perawatan mobil. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Senin (14/9). Bagi Anda pengguna mobil yang menjalani aktivitas pekerjaan dari rumah (WFH), tentunya kini bakal lebih sering memarkirkan kendaraan di rumah dalam jangka yang lama.

Meski banyak nganggurnya, mobil tetap membutuhkan perawatan. Karena ditakutkan mobil tidak dalam kondisi optimal saat dibutuhkan, terutama saat keperluan darurat membeli kebutuhan pokok maupun medis.

Seperti disampaikan Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Bambang Supriyadi, beberapa waktu lalu, ada 6 perawatan mobil yang bisa dilakukan pemilik ketika kendaraannya terparkir lama di rumah. Apa saja?

Merawat Aki

Merawat aki dengan memanaskan mobil paling tidak 1-2 kali dalam seminggu untuk menjaga daya yang tersimpan pada aki. Mobil yang tidak dipakai mengalami pengurangan daya sekitar 3 persen dari kapasitasnya setiap hari. Saat memanaskan mobil di garasi rumah, pastikan juga agar asap knalpot mobil tidak mengarah langsung ke dalam rumah.

Wiper

Wiper dapat diangkat apabila mobil diparkir di area parkir terbuka. Ketika suhu panas di luar, karet wiper akan lebih cepat rusak ketika terus menempel pada kaca mobil. Namun wiper tidak perlu diangkat apabila mobil diparkir di garasi rumah yang teduh.

Pemilihan Lokasi Parkir

Area parkir di garasi rumah menjadi pilihan terbaik. Bagi Anda yang tidak memarkir di garasi, pastikan mobil tidak diparkir di area yang terkena matahari dan dijemur langsung, karena dapat membuat cat mobil menjadi pudar dan kusam. Pastikan juga lokasi parkir tersebut juga aman dan terpantau. Tambahkan kunci setir kendaraan bila diperlukan.

Menjaga Tekanan Angin Ban

Tekanan angin pada ban dapat berkurang apabila kendaraan diparkir dalam waktu lama terlebih di garasi berlantai keramik. Anda dapat menambahkan tekanan angin paling tidak ditambah sekitar 5 persen dari tekanan angin normalnya. Anda juga dianjurkan untuk menggerakkan kendaraan maju- mundur sedikit paling tidak seminggu sekali agar beban kendaraan pada permukaan bidang ban dapat bertumpu secara merata, sehingga kerusakan ban akibat deformasi dapat dicegah.

Transmisi dan Rem Tangan

Transmisi dan rem tangan juga tidak luput untuk diperhatikan. Demi keamanan, aktifkan rem tangan sekalipun parkir dalam bidang jalan yang rata. Khusus untuk mobil transmisi automatic, pastikan ada di posisi P (Parking) untuk mencegah mobil bergerak saat parkir.

Menjaga Kebersihan Mobil

Kebersihan mobil dapat dijaga dengan mencuci sisi eksterior dan membersihkan interior mobil paling tidak seminggu sekali. Pastikan setiap sudutnya dicuci bersih agar terbebas dari kotoran, terlebih ada virus atau bakteri yang menempel.



Simak Video "Suasana Bundaran HI Pagi Ini di Masa PSBB Ketat"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com