Minggu, 09 Agu 2020 08:27 WIB

6 Tanda Kampas Kopling Mobil Mulai Tipis

Luthfi Anshori - detikOto
Montir memperbaiki mobil yang sempat terendam banjir, di bengkel mobil Sapta Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/1/2020). Sebanyak 25 mobil yang terendam banjir diperbaiki di sini dengan biaya mulai Rp 2 juta hingga Rp 10 juta tergantung jenis kerusakan dan penggantian komponen. Ilustrasi servis mobil Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kopling merupakan salah satu perangkat penting di mobil. Fungsi komponen ini adalah untuk memutus dan menghubungkan mesin dengan sistem transmisi. Bagian penting dalam komponen ini adalah kampas. Kampas kopling mobil yang mulai terkikis tentunya akan memengaruhi kinerja mesin.

Kampas kopling mobil atau clutch disc memiliki bentuk seperti piringan. Komponen ini sering mengalami keausan, hingga terbakar karena masalah-masalah tertentu. Salah satu penyebab kampas kopling aus dan terbakar adalah akibat dimakan umur serta pemakaian yang salah.

Indikasi habisnya kampas kopling mobil harus bisa dideteksi sejak dini supaya tidak merugikan pengendara dan penumpang. Dikutip dari laman Suzuki, ada 6 tanda kampas kopling mobil mulai tipis. Apa saja?

1. Akselerasi lemah

Ini adalah tanda pertama yang bisa dirasakan jika kampas kopling mobil mulai aus. Kondisi ini biasanya dapat diidentifikasi saat pengendara menginjak pedal gas mobil. Saat akselerasi lemah, pedal gas yang diinjak tidak mengakibatkan mobil melaju cepat namun menimbulkan suara decitan dan raungan mobil.

Melemahnya akselerasi ini dapat dikatakan juga sebagai kondisi macet sehingga mobil berhenti namun mesin hidup. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan kecelakaan di jalan, terlebih bila mobil melaju di area tanjakan karena akan berbahaya bagi kendaraan di belakangnya juga.

2. Timbul bau gosong

Bau gosong juga bisa menjadi pertanda kampas kopling mobil mulai aus.
Bau ini biasanya muncul akibat dari gesekan piringan kampas kopling yang terlalu sering sehingga hangus. Bau ini juga dapat tercium jika pengendara menggunakan mobil melintasi tanjakan atau turunan curam.

3. Putaran pada mesin tinggi

Kondisi putaran mesin yang tinggi ini biasanya dipicu oleh keadaan akselerasi mobil yang melemah, serta permukaan pada kampas yang cenderung licin.

Putaran pada mesin yang di luar kondisi normal ini dapat menjadikan suhu mesin kendaraan meningkat secara drastis. Kondisi mobil yang panas akan mengurangi asupan untuk pengendara dan penumpang.

4. Tuas transmisi keras

Tuas transmisi yang keras bisa menjadi tanda kampas kopling mulai habis. Kerasnya pemindah gigi ini dapat dirasakan meskipun mobil dalam keadaan netral sekalipun. Kondisi tersebut dikarenakan transmisi gigi sukar terhubung. Tidak mudah terhubungnya transmisi ini diakibatkan oleh putaran mesin gigi yang tidak tepat.

5. Selip kopling

Kampas kopling mobil yang aus juga dapat ditandai dengan selipnya komponen ini. Kondisi ini lumrah terjadi pada mobil yang kampasnya sudah tidak bisa bekerja optimal.

6. Jarak injak pedal kopling lebih pendek

Jarak injak pedal yang lebih pendek juga bisa menjadi tanda kampas kopling mobil mulai habis. Kondisi memendeknya jarak injak pedal ini akibat dari menipisnya kampas.



Simak Video "Review Yaris 2020, Senjata Toyota Lawan Honda Jazz"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com