Jumat, 01 Mar 2019 12:00 WIB

Cara Aman Mencuci Mesin Mobil

Luthfi Anshori - detikOto
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Meski tertutup, area mesin mobil juga bisa kotor karena paparan debu. Debu bisa masuk dari sela-sela kap mesin, atau ruang di bawah mesin yang tidak tertutup.

Maka itu, mesin mobil juga harus dicek dan dibersihkan jika kondisinya sudah kotor. Mesin mobil yang bersih bisa membuat kinerjanya optimal. Selain itu, juga lebih enak dilihat.


Tapi dalam membersihkan mesin mobil, tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena di area mesin terdapat banyak komponen kelistrikan yang rentan konslet jika kena air.

Lalu bagaimana cara mencuci mesin mobil yang benar dan aman? Seperti dikutip dari suzuki.co.id, untuk membersihkan area mesin, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali dulu di mana bagian-bagian komponen elektrikal disimpan.
Misalnya bagian ECU atau sekring-sekring.

Sebelum mesin mobil diguyur air, baiknya tutupi semua komponen tersebut dengan plastik, untuk meminimalisasi cipratan air. Jadi jika ada kabel yang tidak terbungkus, atau bungkusnya sudah terkelupas, bungkus kembali dengan isolasi agar air tidak bisa menyusup.


Setelah itu, proses pencucian bisa langsung dilakukan. Sebagai awalan, guyur air mesin dengan air keran bertekanan rendah. Cara ini untuk menghilangkan debu yang menempel di bagian mesin atau sela-sela yang sulit dijangkau.

Jika sudah, semprotkan cairan engine degreaser untuk merontokkan kotoran membandel. Setelah cairan merata di permukaan mesin, sikat perlahan dengan sikat halus atau sikat gigi tidak terpakai.

Langkah selanjutnya, semprot kembali area mesin tersebut dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran, sekaligus membersihkan bekas sabun yang masih menempel di sekitar mesin.

Setelah bersih, jika alatnya ada, semprot bagian-bagian mesin yang dicuci tadi dengan kompresor angin. Hal ini dilakukan untuk membuang sisa-sisa air di sekitar mesin.


Nah, untuk menghindari timbulnya kerak alias watersport, sebaiknya mesin mobil jangan langsung dinyalakan dan mobil jangan langsung dipakai. Diamkan mobil selama 2-3 jam untuk memastikan bagian mesin kering sempurna.

Terakhir, nyalakan mesin mobil, sambil mengecek semua komponen yang berhubungan dengan sistem kelistrikan. Mulai dari lampu-lampu, klakson dan lainnya. Jika ada kerusakan, cek kembali bagian yang tadi dilindungi plastik atau isolasi, dan pastikan semuanya sudah kering menyeluruh.


Simak juga video Cuci Mobil Touchless Kini Bisa di SPBU:

[Gambas:Video 20detik]


Cara Aman Mencuci Mesin Mobil
(lua/ruk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed