Wibowo Santosa, owner toko pelek Permaisuri Ban di Mahakam, Jakarta Selatan mengatakan, pelek sebagus apa pun kalau menghantam lubang jalanan pasti akan rusak. Karena, pelek itu bukan didesain untuk menghantam lubang jalan.
"Katanya kalau pelek replika kena lubang gampang pecah. Ya memang benar. Tapi kalau pelek asli memang enggak penyok? Ya penyok juga. Karena pelek itu bukan untuk menghantam lubang. Pelek itu didesain bukan untuk hantam lubang," kata Wibowo saat berbincang dengan detikOto di Permaisuri Ban, Mahakam, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang, ada beberapa jenis pelek yang lebih tahan, misalnya pelek forged. Tapi, kata Wibowo, pelek sebagus forged pun bisa saja rusak jika menghantam lubang. Karena sekali lagi, pelek itu dibuat bukan untuk menghantam lubang.
"Kalau pelek forged yang dasar bahannya gak pernah mencapai liquid dan nggak ada gelembung udara, dia susah sekali untuk pecah. Karena solid, sama kayak kayu jati. Kalau pelek buatannya nggak bagus, yang cara bikinnya nggak bagus, mungkin gampang penyok," ucap Wibowo.
"Kalau lewatin lubang ya pelan-pelan aja. Pelek itu bukan untuk lewat lubang. Pelek sebagus apa pun tetap jangan menghantam lubang. Karena bukan didesain untuk itu," sebutnya lagi. (rgr/dry)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda