"Orang di Jakarta yang suka beli mobil, jangan banyak beli mobil, contoh anaknya 4 dan empat empatnya dikasih mobil. Dan itu yang harus dikurangi. Mandiri itu jangan beri uang dan kasih mobil. Mandiri ikut bersama masyarakat lainnya menggunakan angkutan umum. Ada angkutan umum ya digunain. Angkutan umum bukan untuk masyarakat kelas menengah ke bawah. Angkutan itu umum untuk semua golongan masyarakat," kata personel Cherly Cherrybelle ketika berkunjung ke redaksi detikcom, Kamis (10/4/2014).
Selama ini, menurut Cherrybelle masih banyak pekerjaan rumah pemerintah kota Jakarta untuk menekan angka kemacetan yang selama ini menyengsarakan masyarakat, salah satunya membangun MRT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain MRT, fly over dibangun seperti di negeri tetangga. Kita bisa ikutin kayak Singapura, seperti peraturan pelat genap ganjil. Yang genap keluar Jumat atau pelat ganjil keluar hari apa," tutur Cherly.
Selama ini lanjut Cherly, berbagai aturan sudah diterapkan untuk menekan kemacetan Jakarta, namun hasilnya nol. Karena itu dia menyarankan, selain pemerintah yang bertindak tegas, dibutuhkan kesadaran diri dari masyarakat kota Jakarta dan sekitarnya, seperti menggunakan angkutan massal. "Harus memperbanyak angkutan umum," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi