Selain sebagai mantan petinggi Nissan, Hanawa juga telah memimpin aliansi dengan Renault. Banyak jasa yang ditorehkan Hanawa untuk membangkitkan nama Nissan.
Hanawa lahir di Tokyo, Jepang pada 1934. Dia berkontribusi untuk Nissan mulai 1957 setelah lulus dari fakultas Ekonomi di Universitas Tokyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, ia menjabat sebagai representative director, chairman, and CEO Nissan pada 2000. Kemudian pada tahun 2001 Hanawa menjabat sebagai representative director and chairman. Baru pada 2003, Hanawa pensiun dan diangkat sebagai penasihat dan ketua kehormatan.
Hanawa telah berjasa membentuk aliansi Nissan dengan Renault. Awalnya, pembentukan aliansi itu adalah untuk melakukan upaya pemulihan perusahaan ketika Nissan menghadapi krisis ekonomi pada 1999. Bersama Carlos Ghosn yang kini menjabat sebagai CEO Nissan, keduanya memimpin pemulihan Nissan yang dikenal dengan V-shaped recovery.
"Hanawa adalah bagian penting dari keluarga Nissan. Dan ia telah memainkan peran penting dalam mendukung fondasi Renault-Nissan Alliance," kata Ghosn.
Menurut Ghosn, Hanawa juga memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri otomotif di Jepang. Bahkan untuk seluruh dunia.
"Bisa bekerja dengan Hanawa, saya sangat bersyukur untuk semua hal yang saya pelajari dari dia. Sekali lagi, saya mengagumi prestasi dan kepemimpinannya terhadap Nissan," tambah Ghosn. (rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi