Hal ini pun yang membuat bos Toyota Indonesia Johnny Darmawan terpaksa selalu menggunakan kendaraan pribadinya. Padahal di luar negeri, dia paling senang menggunakan transportasi umum.
"Sampai saat ini boleh dikatakan publik transportasi yang bener belum ada. Yang bener, kalau saya di Singapura atau di Jepang atau di Australia saya memilih tidak naik mobil pribadi, saya memilih naik publik transportasi, gampang. Itu paling gampang," ucap Presiden Direktur PT TAM Johnny Darmawan di Jakarta pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Johnny pun menyarankan agar pemerintah menyediakan angkutan umum sesuai kehendak hati masyarakat. Jangan biarkan masalah ini terus berlarut-larut.
Johnny juga menambahkan, kalau Toyota tidak lepas tangan dengan polemik yang dihadapi ibukota Jakarta. Toyota berserta pemerintah Jepang bersedia membantu mengurai kemacetan lalu lintas di DKI Jakarta.
Setidaknya dengan pembenahan simpang Mampang Prapatan, Toyota sedikit bisa membantu kondisi lalu lintas di daerah tersebut. Nantinya bukan tidak mungkin merek asal Jepang ini merealisasikan pembenahan struktur jalan demi menurunkan angka kemacetan di DKI Jakarta.
"Itu kewajiban kita bersama bukan kewajiban DKI saja. Jadi kami memohon dengan kerendahan hati kami untuk bisa mempertimbangkan titik awal project pilot kami untuk bisa digunakan," tutupnya.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Heboh Konten Kreator Rekam Usher GIIAS, Diminta Take Down Ngarep Ganti Rugi
Miris! Segini Banyak Pengendara yang Akali Pelat Nomor Demi Hindari ETLE
Harga Honda Super One Diumumkan: Rp 438 Juta