Kecurangan itu dilaporkan oleh induk Proton yakni DRB-Hicom. Bahar pun kini tengah diinvestigasi selama dua pekan lamanya. Tak pelak, suasana di Lotus langsung goncang setelah kabar mengejutkan ini.
Peran Bahar di Lotus akan digantikan sementara oleh Datuk Lukman Ibrahim, Mohd Khalid Yusof dan Aslam Farikullah, selaku perwakilan dari induk Lotus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum jelas alasan apa yang menyebabkan Bahar dicopot sementara dari jabatannya. Penghentian Bahar seperti dilansir BBC, membuat masa depan Lotus menjadi tidak menentu.
Apalagi Lotus selama ini dikabarkan akan dilepas oleh Proton, meski Proton berkali-kali menegaskan kalau mereka tidak akan menjual Lotus.
"Kami menyadari Lotus memberikan nilai lebih bagi Proton. Lotus adalah merek ikonik yang ada di pasaran global dan memiliki posisi yang kuat, yang digabungkan dengan pengalaman engineering dan tenaga kerja berbakat," ujar Proton Executive Chairman Datuk Seri Mohd Khamil Jamil di Bernama.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Emang Kepala SPPG Perlu Motor Trail Listrik Seharga Rp 50 Juta?