Laporan dari Belgia

Dikocok-kocok oleh Banteng Berkecepatan 250 Km/Jam di Sirkuit Spa, Belgia

Ahmad Toriq - detikOto
Sabtu, 27 Agu 2016 15:06 WIB
Foto: Ahmad Toriq
Brussel - Sudah pernah ngebut naik Si Banteng, Lamborghini Huracan hingga 250 km/jam di Sirkuit Eropa? Kalau belum, Anda bisa simak pengalaman detikOto di artikel ini.

detikOto mendapat kesempatan untuk ngebut naik Lamborghini saat menghadiri peluncuran Pertamax Turbo di sela-sela ajang balap Lamborghini Blancpain Supertrofeo Series di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, beberapa waktu lalu.

Sebagai tamu VIP di ajang balap itu, detikOto diberi kesempatan mengikuti sesi taxi driver, yaitu duduk di bangku penumpang Lamborghini dengan disopiri seorang pebalap profesional.

Mobil Lamborghini yang digunakan tipe Huracan, mobil ini merupakan penerus Gallardo. Huracan menggendong mesin V10 dual injection dengan kapasitas 5.2 liter yang sanggup melontarkan tenaga hingga 610 Hp pada 8.250 rpm dengan torsi 560 Nm pada 6.500 rpm. Transmisinya 7-speed LDF Dual-clutch.

Sesi taxi driver digelar di sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia, saat jeda balapan. Sirkuit ini banyak disebut pebalap sebagai salah satu sirkuit paling menantang. Bagi para fans, sirkuit ini juga menjadi sirkuit paling populer karena lokasinya yang berada di tengah hutan pedalaman.

Panjang sirkuit ini aslinya mencapai 14 km, namun dikarenakan faktor keamanan, maka sirkuit kemudian dipangkas panjangnya menjadi hanya 7 km. Michael Schumacher menjadi pebalap yang paling sering menang di Spa dengan total kemenangan 6 kali sepanjang kariernya.

detikOto dengan disopiri seorang pebalap diajak ngebut satu lap di sirkuit ini. Huracan yang dinaiki detikOto berwarna putih, dengan strip hitam di bagian kap depan. Setelah memakai helm, detikOto pun masuk ke dalam mobil, dan duduk di bangku penumpang sebelah kanan mobil.

Duduk di Huracan memberi sensasi yang berbeda dari naik mobil lainnya. Mobil yang rendah membuat duduk di dalam ini terasa duduk di jok yang ditaruh di atas aspal langsung. Setelah bersalaman dan kenalan dengan sopir yang bernama Marco, Huracan pun digeber. Wuzzz!

Sensasinya sungguh luar biasa. Marco tak main-main, gas dibejeknya dalam-dalam. Badan terlempar ke belakang. Mobil benar-benar ngebut. Jantung pun berdegup kencang.

Melirik ke dashboard, terlihat kecepatan tertinggi yang sempat dicapai yaitu 250 Km/jam. Mobil baru direm setelah benar-benar dekat dengan sudut tikungan. Badan pun terombang-ambing berlawanan dengan arah belok mobil, sesuai gaya sentrifugal.

Momen yang paling memicu adrenalin yaitu saat mobil berada di tikungan letter U di sirkuit itu. Oleh karena Marco menggeber mobil dengan kencang dan baru mengerem mendekati tikungan, badan benar-benar mengikuti gaya sentrifugal.

Ada juga momen lain saat Marco menyalip mobil Porsche Cayman yang ada di depan. Menyalip dalam kecepatan tinggi membuat adrenaline mengalir kian deras.

Oleh karena hanya satu lap, sesi taxi driver itu pun selesai dengan cepat.

"Menurutmu aku cukup cepat? Semoga kamu senang," kata Marco dalam bahasa Inggris yang fasih saat mengantar detikOto ke pit, menutup sesi taxi driver itu. (tor/ddn)