ADVERTISEMENT

Kenapa Formula E Selalu Digelar di Perkotaan?

Ridwan Arifin - detikOto
Jumat, 03 Jun 2022 18:11 WIB
Pembalap tim Mercedes-EQ Formula E Nyck De Vries melakukan aksi
Mobil balap Formula E Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
Jakarta -

Sebentar lagi, Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) akan menjadi sejarah baru dalam dunia Formula E. Sirkuit itu perdana menjadi tuan rumah dari balapan open-wheel bertenaga listrik.

Sebelum melangkah ke Jakarta, Formula E sudah menyambangi kota-kota besar di belahan dunia lain. Pada musim ini saja sudah geber-geberan di Diriyah (Arab Saudi), Meksiko City (Meksiko), Roma (Italia), Monaco, dan Berlin. Setelah Jakarta, Formula E akan bertandang ke Marrakesh, New York (AS), London (Inggris), dan Seoul (Korea Selatan).

Satu hal yang unik dari Formula E, sirkuitnya selalu dibuat di tengah perkotaan. Apa alasannya?

Chief Commercial Officer Formula E, Matt Scammell, mengungkapkan salah satunya untuk kampanye ramah lingkungan. Lokasinya di jantung perkotaan membuat Formula E lebih dekat dengan para penggemar.

"DNA Formula E adalah membawa balapan di pusat kota. Jika kita membawa ke pusat kota, kita bisa lebih dekat dengan para penggemar demi mengenalkan lingkungan yang lebih bersih," kata Matt saat ditemui di Greener Bar Heineken, Ashta, Jakarta Selatan, Kamis (3/6/2022).

Matt menambahkan dia tahu kondisi Indonesia. Senang melakukan perjalanan, sehingga menjadi momentum dalam mendukung transisi energi pada kendaraan bermotor.

"Keberlanjutan adalah inti dari Formula E, kita juga ingin meningkatkan minat tentang kendaraan listrik. Indonesia yang saya tahu punya mobilitas yang tinggi, impresif, dan senang berkumpul," tambah Matt.

Di sisi lain Formula E juga dikemas menjadi sportaiment. Alih-alih hanya sekadar balapan, Formula E punya "gimmick" yang menyedot perhatian penonton, khususnya generasi muda.

Misalnya, Formula E punya Attack Mode, di mana pebalap harus melewati zona aktivasi untuk menghidupkannya. Selanjutnya, penonton secara langsung juga bisa terlibat melalui fitur Fanboost, yakni melakukan voting kepada pebalap favorit. Saat pebalap favorit mendapatkan voting terbanyak maka akan mendapat tenaga tambahan beberapa detik.

"Kendaraan listrik sesuatu yang menarik minat demografi anak muda. Kita sejalan dengan itu. Di masa depan (Formula E) sangat berkaitan dengan para generasi muda. Kombinasi bersama antara elemen ini akan membuat balapan ini menjadi proporsi yang kuat," tambah Matt.



Simak Video " Formula E Jakarta Start Besok, Ini Jadwal Lengkapnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/rgr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT