ADVERTISEMENT

Beda Sirkuit Ancol dengan Sirkuit Formula E Lain di Dunia

Tim detikcom - detikOto
Kamis, 02 Jun 2022 19:18 WIB
Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). Pengaspalan Sirkuit Formula E sepanjang 2,4 kilometer dinyatakan telah rampung seluruhnya dan untuk penggunaannya tinggal menunggu persetujuan kelayakan dari Formula E Operation (FEO). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Sirkuit Ancol akan menyajikan balapan Formula E Jakarta yang menarik karena berbeda dengan sirkuit lainnya. Foto: Antara FotoMuhammad Adimaja
Jakarta -

Ajang Formula E untuk pertama kalinya bakal diselenggarakan di Sirkuit Ancol. Perlu diketahui, Sirkuit Ancol ini juga dibangun khusus terkait dengan perhelatan Formula E di Jakarta. Dalam pembangunannya, Sirkuit Ancol mengadopsi gaya street circuit seperti halnya di Singapura dan juga Monaco.

Meski begitu, Vice President Infrastructure and General Affairs Organizing Committee Jakarta ePrix 2022 Irawan Sucahyono menyebut Sirkuit Ancol akan menyajikan tontonan menarik.

"Di Sirkuit Ancol ini ada perbedaan jadi dia mudah menyusul. Jadi kadang-kadang mobil di depan pakai jalur defensif lain sudah tidak bisa disusul. Di Ancol lain tidak bisa defensif, jalannya lebar," ungkap Irawan dalam webinar Road to Jakarta E-Prix 2022, Kamis (2/6/2022).

Di sisi lain, Sirkuit Ancol juga menawarkan Attack Mode seperti halnya sirkuit Formula E lain di dunia. Attack mode pada Formula E memiliki fungsi seperti booster pada game balap mobil. Jadi mobil Formula E bakal mendapatkan tenaga tambahan untuk menyalip kendaraan lawan di depannya.

Attack mode dapat digunakan pebalap di Formula E untuk mendapatkan tenaga tambahan sebesar 35 kilowatt, sehingga mereka bisa mendapatkan power tambahan untuk mencari posisi yang lebih baik.

Pebalap dapat menggunakan attack mode setelah melewati activation zone (zona aktivasi) atau zona khusus yang diberi tanda bertuliskan 'attack mode'. Jumlah zona attack mode ini bisa diketahui di hari balapan dan penggunaannya disesuaikan strategi masing-masing tim balap.

"Itu sistem yang dibuat bukan menaikan supaya ada overtaking. Hal tersebut yang beda. Tentunya sirkuit ini didesain untuk hal demikian," terang Irawan.

Irawan menyebut kemampuan para pebalap akan benar-benar diuji di Sirkuit Ancol. Mereka yang memiliki kelihaian dalam salip menyalip disinyalir bisa menjadi pebalap perdana yang menjuarai Formula E Jakarta.



Simak Video " Formula E Jakarta Start Besok, Ini Jadwal Lengkapnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/lth)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT