MotoGP Amerika Dikeluhkan Pebalap, Aspal Sirkuit COTA Dirombak

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Rabu, 08 Des 2021 16:34 WIB
AUSTIN, TX - APRIL 23:  Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team heads leads the field during the MotoGP race during the MotoGp Red Bull U.S. Grand Prix of The Americas - Race at Circuit of The Americas on April 23, 2017 in Austin, Texas.  (Photo by Getty Images/Getty Images)
Aspal di Circuit of The Americas dikeluhkan pebalap MotoGP. Aspal sirkuit akhirnya akan dirombak. Foto: Getty Images/Getty Images.
Jakarta -

Aspal Circuit of America atau COTA beberapa waktu lalu mendapat sorotan dari para pebalap MotoGP karena lapisan aspal yang bergelombang. Menanggapi hal tersebut, pihak penyelenggara akhirnya bakal melakukan perbaikan.

Pada ajang MotoGP Amerika Serikat 2021, balapan dimenangkan oleh Marc Marquez. Rider dari tim Repsol Honda itu memang sudah langganan menjadi juara di Negeri Paman Sam dengan total sebanyak tujuh kali.

Sayangnya, keseruan seri MotoGP AS dihujani sejumlah kritik dari beberapa pebalap. Hal ini terkait dengan aspal sirkuit yang tidak rata pada sejumlah titik tikungan.

Mulai dari Fabio Quartararo, Francesco Bagnaia, Valentino Rossi, hingga Joan Mir turut menyampaikan kritik mengenai aspal trek. Mereka mengungkapkan, di beberapa tikungan terasa sekali adanya gelombang pada aspal yang bisa menyebabkan pebalap terjatuh.

Bahkan, Bagnaia sampai mengultimatum manajemen sirkuit untuk segera memperbaiki aspal yang bergelombang. Jika tidak, para rider enggan kembali membalap di sirkuit yang berlokasi di Austin, Texas.

"Kami telah meminta kepada penyelenggara untuk mengaspal ulang dari tikungan kedua hingga ke-10. Jika mereka tidak melakukannya, lebih baik tidak usah membalap di sini lagi, karena ini terlalu berbahaya," kata Bagnaia beberapa waktu lalu.

Menanggapi respon para pebalap yang protes karena aspal sirkuit tidak rata, akhirnya pihak manajemen COTA bakal melakukan perbaikan. Nantinya, akan ada renovasi pada fondasi trek di mana terdapat gundukan tanah akibat dari penurunan level tanah di bawahnya.

Direktur Keselamatan Grand Prix FIM, Franco Uncini mengatakan jika pihak FIM meminta dilakukan pengaspalan total pada COTA. Cara ini dilakukan agar memperbaiki aspal sirkuit yang bergelombang dan jadi mulus kembali.

"Kami ingin meminta pelapisan ulang total, tetapi mereka tidak bisa dan mereka hanya akan melakukan bagian terpenting di mana kami menemukan gundukan semacam ini, yaitu dari masuknya belokan dua hingga keluar dari belokan 10," kata Franco Uncini dilansir GP One.

"Sesuai dengan kesepakatan para pebalap, setidaknya manajemen COTA harus melakukan pengaspalan ulang total, mereka harus menyelesaikan masalah tersebut secepat mungkin," jelasnya.

Namun, perbaikan aspal COTA tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Rencananya pada Februari tahun depan pihak manajemen baru akan mengaspal ulang kembali seluruh trek demi menghasilkan lintasan yang mulus.

"Mereka akan mulai memperbaiki aspal pada akhir Februari 2022. Setelah selesai, saya akan kembali datang ke sana untuk mengeceknya. Kemungkinan saya akan naik sepeda berkeliling trek, karena saya ingin memeriksanya secara detail," tutur Uncini.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)