Marc Marquez Mau Pensiun Saja Kalau Sudah Tak Bisa Menang MotoGP

Ridwan Arifin - detikOto
Selasa, 11 Mei 2021 12:34 WIB
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - APRIL 30: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team heads down a straight during Free Practice for the MotoGP of Spain at Circuito de Jerez on April 30, 2021 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Marc Marquez Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Marc Marquez mengalami kesulitan usai absen panjang di ajang MotoGP. Tercecer dibanding rider lain, pemilik delapan gelar juara dunia semua kelas itu menyebut dirinya akan memilih pensiun jika sudah tak bisa lagi memenangi balapan.

"Akan tiba saatnya ketika Anda harus menerima bahwa generasi baru lebih baik dari Anda. Kemudian Anda berhenti atau melanjutkan... Tetapi jika saya tidak merasa kompetitif untuk memenangkan balapan, maka lebih baik saya tinggal di rumah. Karena saya di sini untuk bertarung dengan semua orang ini," kata Marquez seperti dikutip dari Speedweek, Selasa (11/5/2021).

Pebalap Repsol Honda itu terlihat jelas masih belum 100 persen di dua balapan pertama yang dilakoninya usai absen panjang. Ketika comeback di MotoGP Portugal, Marquez berhasil finis ketujuh setelah start dari posisi enam.

Lalu Marquez menjalani pekan yang menyakitkan dalam seri keempat MotoGP 2021 di Sirkuit Jerez, Spanyol. Dia terjatuh di Turn 7 saat sesi latihan bebas ketiga, dan kembali crash dalam sesi warm up lap.

Meski terjatuh berulang kali, pebalap kelahiran 17 Februari 1993 itu beruntung masih bisa tetap mengikuti balapan, meskipun sudah dua kali crash sebelum race. MM93 start dari posisi ke-14 dan finis di urutan kesembilan.

Di tengah keterpurukannya, pebalap-pebalap muda lain keluar kompetitif. Sebut saja Joan Mir, Jorge Martin, dan Fabio Quartararo yang tampil di MotoGP. Pada saat yang sama, semua orang membicarakan tentang satu-satunya pemimpin Kejuaraan Dunia Moto3 yang berusia 16 tahun, Pedro Acosta.

Namun saat ini Marquez merasa masih bisa tampil kompetitif. Setelah absen panjang akibat cedera di Jerez pada musim lalu.

"Pada usia 28 tahun, saya masih merasa muda," kata superstar asal Cervera itu sambil mengedipkan mata.

"Saya termotivasi untuk terus maju dan belajar dari semua orang ini," sambung dia.

Marquez juga menyadari satu tahun absen dari MotoGP bukan waktu yang mudah untuk bisa kembali tampil seperti sedia kala. Selain motor yang banyak berubah, banyak pebalap muda yang lebih kompetitif dan satu langkah di depan menguasai sepeda motor.

"Memang benar bahwa ketika Anda menghabiskan satu tahun jauh dari arena balap, tidak mudah untuk kembali. Anda dapat melihat bahwa beberapa orang mengubah sedikit gaya mengemudinya, tetapi pada saat yang sama sepeda motor juga banyak berubah. Ya, ini baru setahun, tetapi banyak hal berubah sedikit. Menarik untuk dilihat. "

"Bahkan saat generasi baru datang, saya tetap merasa kompetitif," ucap Marquez.



Simak Video "MotoGP Jerman: Marc Marquez Rajanya Sirkuit Sachsenring"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/din)