Rossi Cuma Sedang Turun, atau Jangan-jangan Kariernya Sudah Habis?

Tim Detikcom - detikOto
Senin, 05 Apr 2021 17:57 WIB
Valentino Rossi di Konferensi Pers Jelang MotoGP Qatar 2021.
Valentino Rossi dapat dua hasil buruk di dua race pertama MotoGP 2021 (motogp.com)
Jakarta -

Ada banyak alasan buat Valentino Rossi dan fansnya untuk optimistis seiring kepindahan ke Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2021 ini. Tapi setelah dua balapan di Qatar, yang terlihat makin jelas adalah fakta kalau karier The Doctor memang (sudah) mulai habis.

Rossi pada suatu ketika di tahun 2020 pernah bilang kalau kepindahan ke tim satelit bisa membawa dampak positif buatnya. Dalam pandangannya ketika itu, Rossi menyebut dirinya bisa fokus ke balapan tanpa harus memusingkan soal tekanan yang datang sebagai rider tim pabrikan.

Selain itu dia juga terlepas dari melakukan ujicoba komponen-komponen baru. Soal motor pun tak terlalu khawatir lantaran dia sudah dijanjikan motor dengan spek yang sama seperti pebalap pabrikan.

Tapi hasil dua balapan pertama MotoGP 2021 mengikis semua keyakinan tersebut. Rossi dua kali gagal masuk 10 besar di Losail, termasuk menelan kenyataan buruk dapat posisi start nomor dua dari belakang pada MotoGP Doha.

Rossi selalu mengeluhkan ada masalah pada motornya yang belum bisa diatasi. Juga soal ban soft, yang diklaim Rossi membuatnya kehilangan kesempatan dapat hasil bagus. Tim Petromas Yamaha SRT bukannya tinggal diam, dikutip dari corsedimoto, sudah ada beberapa modifikasi coba dilakukan. Namun tak ada hasil memuaskan didapat.

Kini, menghadapi seri Eropa yang akan digelar dua pekan ke depan, Rossi mengaku kalau dia tak bisa berharap banyak.

"Untuk seri Eropa, saya tak tahu harus berharap apa. Semua pebalap bertambah kuat, itu akan jadi balapan yang sulit. Kami punya masalah yang masih harus dikerjakan dan dituntaskan. Kami harap bisa lebih cepat," kata Rossi dikutip dari www.corsedimoto.com.

Sementara itu The Race menyebut kalau persoalan yang dihadapi Valentino Rossi makin berat. Soalnya sejauh ini, di antara penunggang motor Yamaha terlihat cuma Rossi yang terkendala sangat besar dengan ban belakang soft.

Namun balapan di Losail juga diklaim menjadi hambatan besar buat Rossi. Selain karena suhu udara yang berbeda jauh antara siang dan malam, serta lokasi sirkuit di tengah gurun, fakta bahwa balapan digelar malah hari menambah tantangan buat The Doctor. Apalagi umurnya sudah 42 tahun.



Simak Video "Valentino Rossi di MotoGP Qatar: Start Keempat, Finis Kedua Belas"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)