Sering Pamer Mobil Mewah Kini Dituding Ngemplang Pajak, Berapa Gaji Jorge Lorenzo?

Doni Wahyudi - detikOto
Senin, 14 Des 2020 06:37 WIB
Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo dituding terlibat upaya menghindari pajak di Spanyol (Instagram/@jorgelorenzo99)
Jakarta -

Meski sudah tak jadi rider MotoGP, Jorge Lorenzo kerap menunjukkan kehidupan mewah, terlebih dengan koleksi mobil mahalnya. Berapa sih pendapatan Lorenzo sebagai rider profesional?

Diberitakan sebelumnya, Lorenzo diduga memindahkan harta kekayaannya dari Spanyol ke tempat tinggalnya saat ini di Swiss. Harta yang dipindahkan sebanyak 865,966 euro atau sekitar Rp 14,7 miliar.

Tindakan Lorenzo ini, kabarnya, dilakukan untuk menghindari pajak Spanyol. Juara dunia MotoGP 2010, 2012, dan 2015 itu menyangkal semua tudingan yang datang padanya.

Sejak kontraknya diputus Repsol Honda pada akhir 2019, Lorenzo tak lagi jadi pebalap utama MotoGP. Di tahun ini dia cuma berstatus test rider Yamaha.

Saat masih memperkuat Repsol Honda, Lorenzo dapat bayaran USD 7,5 juta per tahun. Itu setara dengan Rp 105,5 miliar.

[Gambas:Instagram]



Gaji tersebut lebih besar dibanding saat dia membela Ducati, di mana dia dibayar USD 5,5 juta per musim. Atau sekitar Rp 77,4 miliar.

Gaji terbesar yang didapat Lorenzo adalah ketika dia dapat perpanjangan kontrak dari Yamaha pada musim 2014 sampai 2016. Per musim, Lorenzo ketika itu mengantongi USD 8,3 juta (sekitar Rp 116,8 miliar).

Angka-angka tersebut di atas baru sebatas gaji. Belum termasuk pendapatan lain yang dia dapat dari endorsmen dan iklan dan yang lainnya.

Sejak menjadi test driver di MotoGP 2020, pemasukan Lorenzo dari gaji diyakini mengalami penurunan. Meski pernah memenangi beberapa gelar juara dunia, angka gajinya dipastikan tak lebih tinggi dari dua rider utama.

[Gambas:Instagram]



Saat tak lagi jadi rider utama MotoGP, Lorenzo makin sering memamerkan dirinya tengah mengendarai mobil mewah melalui akun Instagramnya. Pada beberapa kesempatan dia terlihat mengendarai Ferrari dan berada di dalam Lamborghini.

Atas tudingan pelanggaran hukum yang terarah padanya, Lorenzo berniat mengajukan gugatan balik. Dia mengklaim kalau kewajiban pajaknya semua telah dituntaskan.

Berikut ini sanggahan lengkap Jorge Lorenzo atas tudingan pelanggaran hukum yang dia lakukan:

"Mengingat informasi yang diterbitkan kemarin oleh El Confidencial (dan yang telah digaungkan oleh banyak media lain), saya ingin mengklarifikasi:

Pertama - Saya tidak tahu atau belum meminta bantuan dari Tn. Alejandro Perez Calzada, orang yang diduga bertanggung jawab atas skema penipuan Karisma. Terkait dengan penggelapan pajak dan aktivitas pencucian uang adalah informasi yang salah dan menyesatkan dengan tujuan merusak reputasi saya.

Meskipun El Confidencial telah melanjutkan untuk meralat berita tersebut, saya ingin memperingatkan bahwa pengacara saya akan mengambil tindakan hukum terhadap media apa pun yang menegaskan keterkaitan saya dengan skema penipuan.

Kedua - Sejak 2013 saya tinggal dan membayar pajak saya di Swiss. Pihak berwenang negara itu mempertahankan status saya sebagai pembayar pajak dan mereka sepenuhnya mengetahui komposisi dan lokasi aset saya. Tidak ada yang buram.

Ketiga - Mengenai Otoritas Pajak Spanyol, saya ingin menjelaskan bahwa saya telah membayar semua pajak yang telah diklaim. Namun, pengacara saya tidak puas dengan interpretasi Badan Pajak Spanyol (yang menganggap saya sebagai wajib pajak Spanyol) dan menuntut pengembalian dana sejumlah ini."



Simak Video "Jorge Lorenzo Akhirnya Geber Yamaha M1 Lagi"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)