Rabu, 16 Sep 2020 08:21 WIB

MotoGP 2020: Yamaha Pakai Knalpot Lebih Panjang, Apa Efeknya?

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Knalpot Baru Yamaha di MotoGP Knalpot Yamaha MotoGP. Foto: Dok. MotoGP
Jakarta -

Yamaha terus melakukan perbaikan terhadap motornya yang diadu di ajang MotoGP 2020. Tim pabrikan asal Jepang itu kini menggunakan sistem knalpot baru untuk Yamaha YZR-M1.

Hasilnya, diharapkan lebih baik. Dilansir laman resmi MotoGP, Valentino Rossi melakukan Tes Misano dengan sistem knalpot baru. Knalpot yang semula pendek dan berada di bagian bawah, kini dibuat lebih panjang dan besar hingga bagian buritan motor.

Menurut Manajer Tim, Massimo Meregalli, tujuannya adalah kemampuan mengemudi dan kecepatan terbaik. Sistem knalpot ini penting untuk balapan lurus jarak jauh di Barcelona dan Aragon. Meski begitu, saat ini pebalap Yamaha mengatakan tidak ada peningkatan signifikan pada kecepatan tertinggi.

"Mungkin saja Yamaha mencari tenaga di putaran mesin menengah yang lebih besar. Dengan masalah mesin yang terdokumentasi, salah satu cara untuk mempertahankan umur mesin adalah dengan menemukan tenaga di rentang putaran mesin menengah yang lebih besar sehingga pengendara tidak terlalu bergantung pada tenaga yang lebih kuat di rentang putaran tinggi, di mana mesin mengalami tekanan paling besar!" jelas MotoGP melalui akun instagramnya.

[Gambas:Instagram]



Namun, pebalap Petronas, Fabio Quartararo berpendapat knalpot baru itu tidak memberikan efek yang lebih baik. Dia langsung melepas knalpot baru yang lebih besar tersebut.

Sementara Rossi, mengaku merasa lebih baik, meski belum jelas bagian apa yang ia rasakan lebih baik tersebut.

"Kami melakukan banyak kerja keras hari ini, saya melakukan banyak lap, karena kami memiliki banyak hal berbeda untuk dicoba," kata Rossi yang membalap 90 lap dan tercepat ke-17, 1,4 detik di belakang Vinales.

"Tesnya tidak terlalu buruk. Kami melatih motornya. Seperti biasa, dari semua hal yang kami coba, beberapa merupakan peningkatan, yang lainnya tidak. Tapi secara keseluruhan, itu adalah tes yang bagus."

"Kami menemukan sesuatu yang positif, jadi kami akan berusaha lebih kuat untuk akhir pekan mendatang," sebut The Doctor.

Selain itu, Yamaha juga memiliki swingarm karbon baru untuk dicoba di Tes Misano. Kemungkinan mereka akan menggunakannya di GP Emilia Romagna akhir pekan ini. Tak cuma itu, Yamaha memiliki sistem rem belakang dan sasis baru.

Dikutip Crash, Meregalli ada banyak komponen baru yang dicoba di Misano. Itu termasuk sasis, swingarm, knalpot, dan rem belakang serta beberapa setingan yang lebih baik.

"Sasis baru tidak menghasilkan apa yang kami harapkan dan kami memutuskan untuk menggunakan sasis saat ini untuk sisa musim ini," ujar Meregalli.

"Kami akan menggunakan beberapa hari ke depan untuk mempelajari data hari ini. Jika kami mengonfirmasi perasaan pengendara dalam data, Maverick dan Valentino akan memulai FP1 dengan beberapa item baru lainnya yang kami coba hari ini."

"Kami juga menggunakan tes ini untuk mencoba kombinasi ban yang mungkin kami pertimbangkan untuk balapan berikutnya, depan keras, belakang sedang, yang sayangnya tidak bisa kami coba akhir pekan lalu," sebutnya.



Simak Video "Rossi Posisi Ketujuh Kualifikasi MotoGP Emilia Romagna"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/din)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com